Bundaran HI Bukan Lokasi Demo, Polisi Jelaskan Titik yang Diizinkan

Polisi menegaskan bahwa kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, bukanlah lokasi yang sesuai untuk pelaksanaan demonstrasi. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menjelaskan bahwa ada sejumlah tempat lain di Jakarta yang telah ditetapkan sebagai lokasi untuk menyampaikan aspirasi.

“Aspirasi itu makanya kita buat kolam. Yang pertama di Silang Monas, Silang Selatan, biar dari Istana juga bisa merespons KSP seperti pada hari ini. DPR ada BAM, Badan Aspirasi Masyarakat. Kalau di Bundaran HI, siapa yang akan mendengar?” ujar Budi Hermanto di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis (24/9/2026).

Budi Hermanto menekankan bahwa kegiatan penyampaian pendapat di muka umum telah diatur dalam undang-undang. Ia berharap pengaturan lokasi demonstrasi dapat memastikan aspirasi tersampaikan dengan baik kepada pihak yang dituju.

“Kalau kita melihat penyampaian aspirasi itu di dalam Pasal 9 ada empat cara. Penyampaian aspirasi ataupun unjuk rasa ada pawai, ada rapat umum, dan ada mimbar bebas. Pada saat anda, kita, menyampaikan aspirasi, tujuannya adalah apa yang kita sampaikan tersampaikan kepada pihak yang kita harapkan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Budi Hermanto mengemukakan bahwa Bundaran HI merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi yang penting di Jakarta. Selain itu, lokasi tersebut juga berdekatan dengan dua stasiun MRT dan tiga kantor kedutaan besar asing.

“Kita juga melihat bahwa di dalam Pasal 9 Undang-Undang 9 Tahun 1998 ada beberapa tempat yang diperbolehkan. Ada dua titik MRT yang ada di Bundaran HI, ada tiga titik kedutaan, ada sentra-sentra ekonomi lainnya,” terangnya.

Polisi menyatakan telah mempertimbangkan potensi dampak negatif yang mungkin timbul jika demonstrasi berujung pada situasi yang tidak diinginkan. Pengaturan lokasi, menurutnya, bertujuan agar penyampaian aspirasi dapat berjalan dengan aman dan lancar.

“Kita jangan berpikir hanya menyampaikan aspirasi, tetapi juga melihat pasca apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Pemulihan butuh waktu, butuh biaya. Itu yang harus kita pikirkan ke depan,” pungkasnya.

Tinggalkan komentar