JAKARTA – KAI Commuter Indonesia (KCI) menyatakan akan mengambil tindakan tegas menyusul insiden dugaan seorang penumpang yang buang air besar (BAB) di dalam gerbong kereta relasi Bogor-Jakarta Kota. Peristiwa ini sempat menggegerkan penumpang lain dan menjadi viral di media sosial.
Unggahan yang beredar di berbagai platform media sosial menunjukkan petugas kebersihan tengah membersihkan lantai gerbong yang terdampak. Dalam foto tersebut, beberapa penumpang terlihat menutup hidung, mengindikasikan adanya ketidaknyamanan akibat peristiwa tersebut. Narasi yang menyertai unggahan menyebutkan pelaku adalah seorang pria, dan beberapa warganet mengklaim pernah menyaksikan kejadian serupa.
Menanggapi hal ini, VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengecam keras tindakan tersebut. “KAI Commuter mengecam keras atas prilaku salah satu pengguna Commuter Line yang tidak menjaga kebersihan dan kenyamanan di dalam kereta,” ujar Karina dalam keterangannya pada Jumat (11/9).
Saat ini, tim internal KAI Commuter tengah mendalami kejadian tersebut dengan mengumpulkan informasi lebih lanjut dan melakukan pengecekan rekaman CCTV. Petugas kebersihan telah dikerahkan untuk segera membersihkan area yang terdampak guna memulihkan kondisi gerbong.
KAI Commuter menegaskan komitmennya untuk menindak tegas pengguna yang melakukan tindakan yang mengganggu kenyamanan penumpang lain dan melanggar aturan. “KAI Commuter juga akan menindak tegas para pengguna yang menyebabkan ketidaknyamanan pengguna lain dan tidak mengindahkan aturan saat menggunakan Commuter Line,” tegas Karina.
Lebih lanjut, KCI mengimbau seluruh penumpang untuk memanfaatkan fasilitas toilet yang telah disediakan di seluruh stasiun. “Fasilitas toilet ini juga ditempatkan di lokasi yang mudah untuk digunakan oleh pengguna. KAI Commuter juga mengimbau kepada seluruh pengguna untuk selalu menjaga kebersihan, kenyamanan dan selalu menghormati pengguna lainnya,” pungkasnya.