Stasiun Juanda, Jakarta Pusat, mengalami kepadatan penumpang yang signifikan pada Minggu (20/9/2026). Kepadatan ini disebabkan oleh dua kegiatan besar yang berlangsung bersamaan di sekitar stasiun, yaitu acara di Masjid Istiqlal dan pameran TNI Fair di Monumen Nasional (Monas).
Akibat lonjakan penumpang ini, beberapa warga terpaksa menunggu di sekitar stasiun hingga situasi berangsur normal. Tri dan Devi, warga Depok yang mengunjungi Masjid Istiqlal, mengaku telah menunggu sejak pukul 13.00 WIB dan baru bisa berangkat pada pukul 14.00 WIB. “Iya, padat banget, makanya nungguin agak kosong sambil nungguin taman,” ujar Tri.
Tri menjelaskan bahwa mereka mengikuti kajian Ustazah Halimah Alaydrus di Masjid Istiqlal yang dimulai pukul 07.00 WIB. Mereka berangkat dari Depok sejak pukul 05.00 WIB untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Sementara itu, Dwi, warga Cikarang, Bekasi, yang menghadiri acara TNI Fair di Monas bersama anak-anaknya, memprioritaskan keselamatan anak-anaknya dan barang berharga di tengah keramaian. Di Monas, mereka menyaksikan pameran berbagai alutsista TNI, termasuk mobil perang, helikopter, dan kapal perang.
Sebelumnya, Stasiun KRL Juanda sempat menerapkan sistem buka-tutup akibat penumpukan penumpang. VP Corporate Secretary KAI Commuter Indonesia (KCI), Karina Amanda, mengkonfirmasi bahwa kepadatan terjadi karena dua kegiatan tersebut berdekatan dengan stasiun. “Hari ini ada dua kegiatan, ada kegiatan di Masjid Istiqlal dan kegiatan TNI Fair di Monas. Sehingga terdapat peningkatan volume penumpang di Stasiun Juanda yang merupakan stasiun terdekat dengan dua lokasi kegiatan tersebut,” jelas Karina.
Pada pukul 15.00 WIB, situasi di Stasiun Juanda dilaporkan telah kembali normal. Tidak terlihat lagi petugas yang berjaga di area peron, dan penumpang dapat bergerak dengan lancar. Antrean di sekitar stasiun pun sudah tidak ada, memungkinkan penumpang yang datang dari Halte Transjakarta Juanda maupun Jalan Juanda untuk memasuki stasiun tanpa hambatan.