Stasiun KRL Juanda, Jakarta Pusat, memberlakukan sistem buka-tutup pada Minggu siang ini akibat lonjakan penumpang yang signifikan. Penumpukan pengguna KRL terjadi di sekitar area stasiun.
Pantauan di lokasi pada Minggu (20/6/2026) pukul 13.45 WIB menunjukkan bahwa buka-tutup diterapkan di lantai bawah stasiun sebelum pengguna naik menuju peron di lantai atas. Akibatnya, antrean penumpang mengular hingga lebih dari 10 meter, memanjang dari eskalator menuju peron. Kepadatan juga terlihat memengaruhi lalu lintas di jalanan depan stasiun.
VP Corporate Secretary KAI Commuter Indonesia (KCI), Karina Amanda, menjelaskan bahwa kepadatan penumpang disebabkan oleh dua kegiatan besar yang bersamaan digelar di sekitar Stasiun Juanda. Kegiatan tersebut meliputi acara di Masjid Istiqlal dan kegiatan TNI Fair di Monas.
“Hari ini ada dua kegiatan, ada kegiatan di Masjid Istiqlal dan kegiatan TNI Fair di Monas. Sehingga terdapat peningkatan volume penumpang di Stasiun Juanda yang merupakan stasiun terdekat dengan dua lokasi kegiatan tersebut,” jelas Karina saat dihubungi, Minggu (20/6).
Menyikapi kondisi tersebut, KCI mengimbau para penumpang untuk senantiasa mengikuti arahan petugas yang berjaga di stasiun maupun di dalam kereta. Selain itu, penumpang juga diingatkan untuk menjaga kebersihan fasilitas stasiun dan kereta.
“Kami mengimbau bagi pengguna untuk senantiasa mengikuti arahan petugas kami baik di Stasiun dan di atas KA, serta menjaga kenyamanan bersama untuk senantiasa menjaga kebersihan baik di stasiun maupun di atas KA dengan tidak mengkonsumsi makanan dan minuman di atas KA serta memastikan kemasan makanan dan minuman tertutup rapat,” kata dia.
Karina menambahkan bahwa KAI Commuter akan terus memberikan informasi terkini mengenai operasional perjalanan Commuter Line melalui aplikasi C Access dan seluruh kanal media sosial KAI Commuter.