Keluarga Gery Donovan (35), salah satu penumpang KMP Virgo Transport 8 yang terbalik di Laut Jawa, terus menanti kabar penemuan. Gery, yang berasal dari Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat, hingga kini masih berstatus hilang. Pihak keluarga berharap agar Gery segera ditemukan dalam kondisi selamat.
Yayah (61), ibu Gery, mengungkapkan harapannya saat ditemui di rumahnya pada Rabu (16/9/2026). “Kalau saya mah yang penting ketemu dulu, mudah-mudahan digampangin supaya cepat ketemunya. Kondisinya apapun yang penting ketemu dulu, gitu saya mah inginnya,” ujarnya dengan penuh harap.
Gery Donovan adalah anak ketiga dari lima bersaudara. Ia telah berkeluarga, memiliki seorang istri dan dua anak yang masih kecil. Yayah menceritakan bahwa Gery sempat berpamitan dengan mengelus rambutnya ketika hendak berangkat menuju Banjarmasin. “Sampai ngelus-ngelus itu pamitnya juga. Kata Ibu teh pilih jalan yang ramai, jangan yang sepi, gitu. Kan dia bawa mobil kantor dari sini,” kenang Yayah.
Menurut Yayah, Gery adalah sosok yang bersemangat dalam pekerjaannya. “Memang dia itu senang (kerja). Dari sebelum nikah juga dia semangat. Kalau ada apa-apa dari pekerjaan, dia pasti ditunjuk, gitu,” imbuh Yayah.
Sebelum insiden terjadi, Gery sempat berkomunikasi dengan adiknya dan istrinya saat berada di atas KM Virgo. Melalui sambungan telepon, Gery sempat mengaku merasa pusing akibat mabuk laut kepada istrinya. “Pas udah di sana sempat pamitan juga sama istrinya (via telepon). Dia udah ada di kapal, dia katanya gini ke istrinya, ‘ih, Aa pusing’, katanya mabuk laut gitu. Dia sambil tidur tuh, sambil video call gitu. Ya udah, sampai situ mah enggak komunikasi lagi,” tutur Yayah.
KMP Virgo Transport 8 adalah kapal penyeberangan yang melayani rute Surabaya-Banjarmasin. Kapal ini dilaporkan hilang kontak pada Minggu (13/9) sekitar pukul 02.00 Wita. Belakangan, kapal ditemukan dalam kondisi terbalik, diduga kuat akibat cuaca buruk yang melanda perairan tersebut.
Hingga Senin (14/9) pukul 22.00 Wita, Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengonfirmasi bahwa sebanyak 114 korban telah berhasil ditemukan. Dari jumlah tersebut, 108 orang dilaporkan selamat, sementara enam orang lainnya meninggal dunia. Dengan demikian, masih ada 129 orang yang belum ditemukan dari total 243 orang yang tercatat sebagai penumpang di kapal tersebut.