Mahasiswa Tel-U Dikeluarkan Akibat Aksi Bullying di Asrama

Telkom University (Tel-U) memberikan sanksi drop out kepada dua mahasiswanya yang terbukti melakukan aksi bullying di asrama. Pihak universitas meminta maaf dan menegaskan komitmennya menciptakan lingkungan aman.

JAKARTA – Dua mahasiswa Telkom University (Tel-U) terpaksa dikeluarkan dari kampus setelah terbukti terlibat dalam aksi bullying di asrama. Sanksi tegas ini dijatuhkan setelah melalui proses pemeriksaan yang mendalam.

Rektor Telkom University, Suyanto, menyatakan bahwa penetapan sanksi administratif akademik ini didasarkan pada hasil pemeriksaan dan ketentuan yang berlaku di universitas. Ia menyampaikan permohonan maaf atas nama institusi kepada korban, keluarganya, serta seluruh civitas akademika dan pihak eksternal terkait insiden tersebut.

Universitas berkomitmen untuk terus menciptakan lingkungan kampus yang aman, sehat, dan inklusif bagi seluruh mahasiswa. Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Rektor III Bidang Admisi, Kemahasiswaan, dan Alumni Telkom University, Ratri Wahyuningtyas, yang juga menegaskan perlindungan penuh diberikan kepada korban.

Mengenai motif di balik perundungan tersebut, pihak kampus memastikan tidak ada unsur dendam. Ratri menjelaskan bahwa baik pelaku maupun korban sama-sama merupakan mahasiswa baru dan tidak memiliki latar belakang atau histori kedekatan sebelumnya sebelum bergabung di Telkom University.

Kasus ini memicu kecaman dari kalangan mahasiswa. Indah, salah seorang mahasiswi, mengungkapkan kemarahannya melihat rekaman aksi bullying yang tidak hanya melibatkan kekerasan fisik dan verbal, tetapi juga tindakan berbahaya seperti menyulut korek api ke sprei yang berpotensi menimbulkan kebakaran di gedung asrama.

Mahasiswa lain bernama Rena menuntut tindakan tegas berupa drop out (DO) bagi pelaku jika terbukti sering melakukan aksi serupa. Tindakan tegas tersebut diharapkan dapat memberikan efek jera dan mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *