Ledakan Kembang Api Saat Dirakit Picu Kebakaran Dua Bangunan di Denpasar

DENPASAR – Dua bangunan rumah di Jalan Siulan Gang Nusa Indah, Denpasar Timur, Kota Denpasar, dilalap si jago merah pada Selasa (15/9/2026) sore. Kebakaran hebat ini juga diiringi suara ledakan kembang api yang diduga menjadi pemicu utama.

M. Ali (53), pemilik salah satu bangunan yang terbakar, menjelaskan bahwa lokasi tersebut bukanlah tempat produksi kembang api. Bangunannya merupakan rumah kontrakan yang juga digunakan sebagai tempat penyimpanan peralatan jasa dekorasi miliknya.

“Jadi kami beli (kembang api), kami rakit untuk show. Ini kan bukan gudang, jadi ini rumah kontrakan. Kami rakit, baru kami bawa (kembang api),” ungkap Ali di lokasi kejadian, Rabu (16/9/2026).

Menurut Ali, insiden bermula ketika karyawannya tengah merakit kembang api yang akan digunakan untuk keperluan dekorasi di Karangasem dan Nusa Penida keesokan harinya. Proses perakitan menggunakan lakban.

Namun, tanpa diduga, kembang api tersebut meledak saat sedang dalam proses perakitan. Api dengan cepat menyambar material dekorasi berupa kain yang mudah terbakar, menyebabkan api membesar secara signifikan.

“Awalnya kami lagi masangin lakban, tahu-tahu meledak sendiri. Kami kan orang dekorasi, jadi larinya ke kain-kain itu, semakin besar apinya,” tuturnya.

Api yang berasal dari ledakan kembang api tersebut diduga menyambar bangunan bengkel cat motor yang berada persis di seberang kontrakan, sehingga ikut hangus terbakar.

Peristiwa kebakaran ini dilaporkan menyebabkan dua orang mengalami luka bakar. Korban pertama, I Made Gede (35), telah dirujuk ke Rumah Sakit Dharma Yadnya untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Sementara itu, Tina Kustina (22) mengalami luka bakar ringan.

Tinggalkan komentar