JAKARTA – Kebakaran yang melanda permukiman di Jalan Kramat Sawah, Paseban, Jakarta Pusat, pada Kamis (20/8/2026) malam, menyisakan cerita dramatis bagi para penghuninya. Salah satunya adalah Arsiah (62), yang harus berlari menyelamatkan diri tanpa alas kaki demi menghindari amukan api.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 20.00 WIB itu membuat warga panik. Arsiah mengaku mendengar teriakan warga yang memberitahukan adanya kebakaran. Tanpa pikir panjang, ia segera berlari menjauh dari lokasi api.
“Lari saja saya, nggak pakai sandal. Dari semalam nyeker aja menjauh,” tutur Arsiah saat ditemui di posko pengungsian di Paseban, Jakarta Pusat, Jumat (21/8).
Ia menceritakan bahwa dirinya berlari menuju balai warga untuk mencari tempat aman. Pada awal kejadian, beberapa warga masih sempat berupaya menyelamatkan harta benda seperti motor dan surat-surat berharga.
Saat ini, Arsiah bersama ratusan warga terdampak lainnya terpaksa mengungsi sementara di halaman SDN Paseban 05 Pagi. Meskipun kehilangan tempat tinggal, ia bersyukur atas bantuan yang telah diterima.
“Alhamdulillah sudah cukup, sudah banyak bantuan dari semalam,” ujar Arsiah, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian yang diberikan.
Kebakaran yang dilaporkan terjadi pada Kamis (20/8) malam itu berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran pada pukul 22.49 WIB. Dinas Gulkarmat DKI Jakarta mengerahkan 32 unit mobil pemadam kebakaran untuk menjinakkan api.
Tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang. Sebanyak 120 warga dilaporkan terdampak dan harus mengungsi akibat kejadian tersebut.