KMP Virgo Terbalik di Laut Jawa, 108 Selamat dari 243 Orang di Kapal

Kapal Motor Penumpang (KMP) Virgo Transport 8 dilaporkan terbalik saat berlayar di perairan Laut Jawa, tepatnya di sekitar Masalembo. Kapal Roro dengan bobot 8.540 Gross Tonnage (GT) ini diduga terhempas gelombang besar sebelum akhirnya mengalami kemiringan dan hilang kontak pada Selasa (13/9/2026) dini hari.

Sebelum hilang kontak, kapal yang berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin ini sempat melaporkan kondisi cuaca buruk. Kepala Kantor KSOP Kelas I Banjarmasin, Heri Purwanto, mengonfirmasi bahwa kapal mengalami kondisi listing atau kemiringan dan lost contact pada sekitar pukul 02.00 Waktu Setempat.

Data manifes dari Kementerian Perhubungan menyebutkan KMP Virgo Transport 8 mengangkut total 243 orang. Rinciannya adalah 30 kru, 27 mitra kerja kapal, 59 penumpang dewasa, satu anak-anak, serta 126 sopir dan kernet. Kapal ini juga membawa 89 unit kendaraan.

Menanggapi insiden ini, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas dan TNI AL segera dikerahkan untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan skala besar. Sejumlah kapal niaga yang berada di sekitar lokasi kejadian juga turut membantu dalam upaya penyelamatan para korban.

Hingga berita ini dilaporkan, sebanyak 114 orang telah ditemukan. Dari jumlah tersebut, 108 orang dilaporkan selamat dan enam lainnya meninggal dunia. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan bahwa seluruh korban yang ditemukan telah dievakuasi menggunakan beberapa kapal.

“Total yang sudah ditemukan adalah 114 orang, dengan rincian 108 yang selamat dan enam yang meninggal dunia,” ujar Menhub Dudy dalam konferensi pers di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Senin (14/9/2026). Ia juga menambahkan bahwa data korban masih bersifat dinamis seiring berjalannya proses pencarian.

Para korban selamat yang membutuhkan perawatan medis segera dilarikan ke rumah sakit terdekat di Banjarmasin. Sementara itu, korban dengan kondisi stabil diserahkan kepada pihak operator pelayaran. Kantor KSOP Kelas I Banjarmasin juga telah mendirikan posko tanggap darurat di Terminal Penumpang Bandarmasih Pelabuhan Trisakti untuk memfasilitasi koordinasi dengan keluarga korban.

Salah satu identitas korban meninggal dunia yang berhasil terungkap adalah Nurul Rian Hidayat, warga Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, yang bertugas sebagai Anak Buah Kapal (ABK) di Virgo Transport 8.

Seorang penumpang yang selamat, Ahmad Saudi, menceritakan detik-detik menegangkan saat kejadian. “Kalau kejadiannya ya singkat saja. Waktu saya tidur kan, saya kan tidur di kursi, di sofa. Jadi saya tidur itu ada orang lari. Saya tanya kenapa? Kapal miring. Terus saya berdiri, ternyata miring sungguhan,” tuturnya. Ia menambahkan bahwa tidak ada alarm peringatan yang berbunyi maupun informasi dari petugas kepada penumpang, sehingga kejadian berlangsung sangat cepat.

Tinggalkan komentar