Kapolri Cup 2026: 382 Atlet Dirgantara Bertarung di Cikeas

Bogor – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) resmi membuka Kejuaraan International Open Indoor Skydiving Kapolri Cup 2026. Lomba terjun payung dalam ruangan berskala internasional ini berlangsung di Gedung Wind Tunnel Sumardi Korbrimob Polri, Cikeas, Bogor, Jawa Barat.

Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo secara simbolis membuka acara dengan pemukulan gong. Kejuaraan ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 17 hingga 20 September 2026.

Dalam sambutannya, Komjen Dedi Prasetyo menyatakan bahwa penyelenggaraan kejuaraan ini menjadi bukti meningkatnya kepercayaan komunitas olahraga dirgantara terhadap fasilitas dan kapasitas yang dimiliki Polri. “Keberlanjutan Kejuaraan Kapolri Cup dari edisi pertama hingga edisi kedua ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan wujud nyata tumbuhnya kepercayaan komunitas olahraga dirgantara, baik di tingkat nasional maupun internasional, terhadap fasilitas, kapasitas, dan kualitas penyelenggaraan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia,” ujar Dedi di lokasi acara, Kamis (17/9/2026).

Dedi menambahkan bahwa kejuaraan indoor skydiving bukan hanya tentang mencari pemenang, tetapi juga menjadi media pembentukan karakter, kedisiplinan, ketangguhan mental, dan sportivitas. Cabang olahraga ini menuntut kemahiran teknik tingkat tinggi, konsentrasi prima, serta kecepatan pengambilan keputusan yang presisi. “Di dalamnya terkandung proses pembentukan karakter, nilai kedisiplinan, ketangguhan mental, kerja keras, pengendalian diri, serta sportivitas untuk menghormati lawan dan menaati aturan,” ucap Dedi.

Lebih lanjut, ia mengapresiasi prestasi atlet skydiving Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Salah satunya pada Kejuaraan 5th FAI World Cup of Indoor Skydiving 2024 di Makau, China, di mana kontingen Brimob Polri yang memperkuat Timnas Indonesia berhasil meraih medali perak dan perunggu tingkat Asia, serta menempati posisi kelima dunia. “Dengan rekam jejak prestasi dan perluasan jejaring kompetisi ini, Kapolri Cup kedua diharapkan menjadi akselerator pembinaan atlet, pemecahan rekor-rekor baru, serta penguatan daya saing dirgantara Indonesia di kancah global,” imbuhnya.

Menutup sambutannya, Dedi menyampaikan tiga pesan penting. Pertama, ia meminta seluruh atlet menjunjung tinggi sportivitas dan menjadikan turnamen ini sebagai sarana persahabatan antarnegara. Kedua, panitia dan personel pengamanan diinstruksikan untuk memberikan pelayanan dan pengamanan terbaik demi menjaga citra positif Indonesia sebagai tuan rumah ajang internasional. “Ketiga, kepada seluruh pihak yang terlibat, jaga semangat kolaborasi yang telah terbangun dalam kejuaraan ini. Keberhasilan penyelenggaraan tidak hanya diukur dari kelancaran pertandingan, tetapi juga dari kemampuan kita menjadikan kegiatan ini sebagai momentum memperkuat pembinaan dan meningkatkan kualitas olahraga dirgantara Indonesia ke depan,” pungkas Dedi.

Kejuaraan ini diikuti oleh 382 peserta yang terbagi dalam 156 tim. Peserta berasal dari berbagai negara, termasuk Indonesia, China, Korea Selatan, Singapura, Thailand, Malaysia, Jepang, Belanda, Rusia, dan Jerman. Untuk level nasional, perlombaan ini juga diramaikan oleh jajaran personel Korbrimob Polri, Satbrimob daerah se-Indonesia, atlet dari tiga matra TNI (AD, AL, dan AU), serta komunitas penerjun payung Tanah Air.

Tinggalkan komentar