Banjarmasin – Kapal KMP Virgo Transport 8 yang mengangkut 243 orang dilaporkan terbalik dan tenggelam akibat cuaca buruk dalam perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin. Hingga kini, tim SAR gabungan telah berhasil mengevakuasi 114 korban.
Menurut data dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) serta Kementerian Perhubungan (Kemenhub), dari 114 korban yang ditemukan, 108 orang dilaporkan selamat dan enam orang meninggal dunia. Data ini masih bersifat dinamis seiring dengan terus berlangsungnya operasi pencarian.
Data manifes kapal menunjukkan KMP Virgo Transport 8 membawa total 243 orang. Rinciannya adalah 30 kru, 27 mitra kerja kapal, 59 penumpang dewasa, satu anak-anak, serta 126 sopir dan kernet yang menyertai 89 unit muatan kendaraan. Informasi ini disampaikan oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dalam konferensi pers di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
“Total yang sudah ditemukan adalah 114 orang, dengan rincian 108 yang selamat dan enam yang meninggal dunia,” ujar Menhub Dudy.
Sebagian besar dari korban yang berhasil dievakuasi telah dibawa menuju Banjarmasin menggunakan beberapa kapal yang terlibat dalam operasi penyelamatan.
Kapal KMP Virgo Transport 8, yang memiliki bendera Indonesia dan berukuran 8.540 GT, dinakhodai oleh Kapten Arief Yunianto dan dioperasikan oleh PT Virgo Karya Shipping. Kapal ini memulai pelayaran dari Pelabuhan Surabaya pada 12 September 2026 pukul 06.52 waktu setempat dengan tujuan akhir Pelabuhan Banjarmasin.
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banjarmasin, Heri Purwanto, menjelaskan bahwa kapal tersebut mengalami kondisi miring (listing) dan hilang kontak di sekitar perairan Masalembo, Laut Jawa, pada 13 September 2026 sekitar pukul 02.00 waktu setempat. Pihak Kantor Basarnas Banjarmasin mengonfirmasi bahwa kapal sempat menghadapi kondisi cuaca buruk sebelum akhirnya hilang kontak.