Kapal KMP Virgo Tenggelam, Menhub Pastikan Tidak Ada Kelebihan Muatan

JAKARTA – Pencarian korban kecelakaan KMP Virgo Transport 8 yang terbalik dan tenggelam di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9/2026) terus dilakukan. Hingga hari kedua, tim SAR gabungan berhasil menemukan total 114 orang, terdiri dari 108 penumpang selamat dan 6 orang meninggal dunia.

“Saat ini kita berhasil menemukan satu penumpang yang Alhamdulillah selamat. Jadi total yang sudah ditemukan berjumlah 114 orang, dengan rincian 108 penumpang selamat dan 6 orang meninggal dunia,” ujar Menteri Perhubungan Dudy kepada wartawan, Senin (14/9).

Jumlah personel gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian kini mencapai lebih dari 600 orang. Menhub Dudy berharap proses pencarian dapat berjalan optimal untuk menemukan lebih banyak penumpang yang selamat, serta mengutamakan keselamatan dan koordinasi di lapangan.

“Saya berharap cuaca di lokasi kejadian dalam kondisi baik, sehingga proses evakuasi dapat berjalan lancar. Saya juga terus mengingatkan agar seluruh unsur yang terlibat dalam operasi ini senantiasa mengedepankan aspek keselamatan dan perkuat koordinasi di lapangan,” ujarnya.

Penumpang selamat yang membutuhkan penanganan medis akan segera dirujuk ke rumah sakit. Sementara itu, penumpang yang kondisinya stabil akan diserahkan kepada pihak operator pelayaran untuk diantar pulang.

Menanggapi kondisi kapal, Menhub Dudy menyatakan bahwa KMP Virgo Transport 8 tidak mengalami kelebihan muatan saat berlayar. Berdasarkan informasi yang diterima, kapasitas kapal tidak terisi penuh.

“Perlu diketahui, KMP Virgo Transport 8 berlayar dalam kondisi tidak overload. Namun demikian, kita tunggu investigasi menyeluruh dari KNKT untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan kapal tersebut,” ujar Menhub.

Saat ini, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah berada di lapangan untuk melakukan investigasi awal. KNKT juga tengah mengumpulkan data terkait spesifikasi kapal serta melakukan wawancara dengan penumpang dan kru yang selamat.

Konferensi pers ini turut dihadiri oleh Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Muhammad Syafi’i, Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono, dan Dirjen Perhubungan Laut Muhammad Masyhud.

Tinggalkan komentar