Aliran Kanal Banjir Timur Jakarta Menghijau Akibat Tumbuhan Air

JAKARTA – Permukaan aliran Kanal Banjir Timur (BKT) di wilayah Cilincing, Jakarta Utara, dilaporkan tampak menghijau. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta telah memberikan penjelasan mengenai penyebab fenomena tersebut.

Video yang memperlihatkan aliran BKT menghijau menyerupai matras tersebar luas di media sosial. Yogi Ikhwan, Humas DLH DKI Jakarta, mengonfirmasi bahwa hijaunya permukaan BKT disebabkan oleh pertumbuhan subur tumbuhan air yang umum dikenal sebagai mata lele.

Menanggapi kondisi tersebut, petugas Unit Pengelola Sistem (UPS) Badan Air DLH DKI Jakarta telah memulai proses pengangkatan tanaman air itu dari permukaan kanal.

“Kami menyadari perhatian masyarakat terhadap kondisi BKT yang tampak hijau. Petugas UPS Badan Air kami sudah mulai melakukan pengangkatan sebagai langkah penanganan di lapangan,” ujar Yogi kepada wartawan, Jumat (18/9/2026).

Yogi lebih lanjut menjelaskan bahwa mata lele dapat dikategorikan sebagai gulma apabila pertumbuhannya menjadi berlebihan hingga mengganggu fungsi alami perairan. Tutupan tanaman yang terlalu rapat di permukaan air juga berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap ekosistem di dalamnya.

Menurutnya, akumulasi tanaman air yang terlalu banyak dapat menghalangi penetrasi cahaya matahari ke dalam air. Kondisi ini juga meningkatkan risiko penurunan kadar oksigen terlarut yang sangat dibutuhkan oleh organisme air.

“Oleh karena itu, pertumbuhan yang berlebihan ini perlu dikendalikan melalui pengangkatan secara fisik. Tanaman tersebut dikeluarkan dari badan air agar tidak menumpuk dan membusuk di dalamnya, yang justru dapat memperburuk kondisi perairan,” jelasnya.

DLH DKI memastikan bahwa pengangkatan tanaman air ini dilakukan secara rutin untuk mengurangi tutupan di permukaan BKT, sekaligus menjaga kelestarian fungsi badan air tersebut.

Tinggalkan komentar