Akses Pejalan Kaki LRT-KRL Manggarai Ditargetkan Selesai Akhir Bulan

Pembangunan akses pejalan kaki yang menghubungkan LRT Jakarta dengan KRL Commuter Line di Stasiun Manggarai sedang dikebut dan ditargetkan rampung akhir bulan ini. Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama LRT Jakarta, Iwan Takwin.

Iwan Takwin menjelaskan bahwa konektivitas ini tidak hanya menghubungkan LRT dengan KRL, tetapi juga dengan TransJakarta. “Jadi koneksinya sekarang kami lagi selesaikan. Jadi nanti connecting-nya itu tidak hanya LRT dengan KRL, tapi juga TransJakarta,” ujar Iwan.

Proses finalisasi konektivitas ketiga moda transportasi tersebut sedang berlangsung. “Kita finalkan mudah-mudahan akhir bulan ini selesai, sehingga masyarakat berpindah moda lebih nyaman dan aman,” lanjutnya. Dengan adanya koneksi ini, penumpang akan lebih mudah dan aman berpindah antar moda transportasi.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyatakan bahwa halte TransJakarta yang berbatasan langsung dengan jalur LRT Jakarta akan segera dioperasikan. “Jadi TransJakarta haltenya yang bersinggungan dengan LRT, semuanya langsung kita operasikan, termasuk di tempat ini,” kata Anies.

Operasional halte TransJakarta tersebut akan dimulai segera setelah peresmian LRT Jakarta. Tarif TransJakarta akan tetap berlaku normal sebesar Rp 3.500, sementara tarif LRT masih dalam tarif khusus. “Langsung dioperasikan nanti mungkin satu-dua jam setelah ini pasti akan dioperasikan. Karena memang hanya bedanya, LRT-nya Rp 8, TransJakarta-nya tetap bayar Rp 3.500,” jelas Anies.

Integrasi antara LRT, KRL, dan TransJakarta di Manggarai diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat pengguna transportasi publik. Kawasan Manggarai diproyeksikan menjadi salah satu pusat transportasi vital di Jakarta, dengan perkiraan pergerakan masyarakat mencapai 1,2 hingga 1,3 juta orang setiap harinya.

Tinggalkan komentar