JAKARTA – Pembangunan akses jalan sejajar rel di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, ditargetkan rampung pada tahun 2027. Proyek ini diharapkan dapat mempermudah akses warga dan sekaligus menutup perlintasan sebidang di Jalan Purbaya atau dikenal sebagai Simpang Volvo.
Kepala Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta, Heru Suwondo, menyatakan bahwa penutupan perlintasan sebidang di Simpang Volvo akan dilakukan setelah jalan sejajar rel tersebut selesai dibangun. “Volvo itu kita tutup Pak, nanti Pak. Jadi setelah ini jalan ini jadi, Simpang Volvo itu akan ditutup Pak. Jadi tidak ada lagi perlintasan sebidang antara jalan dan kereta api, dan tentunya menghindari juga kecelakaan,” ujar Heru di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (14/9/2026).
Heru menjelaskan bahwa di Jakarta terdapat banyak perlintasan sebidang, namun kebanyakan berukuran kecil sehingga menyulitkan pembangunan perlintasan tak sebidang. “Kalau perlintasannya cukup kecil-kecil, kami tentunya sulit untuk melaksanakan simpang tak sebidang. Yang kami bangun adalah perlintasan sebidang antara jalan dengan rel kereta api itu yang jalannya cukup menjadi jalur utama,” jelasnya.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta menargetkan proyek jalan sejajar rel di Pasar Minggu tuntas pada tahun 2027. Ia menyebutkan bahwa proyek ini telah berjalan lama sejak tahun 2013 namun belum juga terselesaikan. “Pada pagi hari ini Pemerintah DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga dan saya melakukan pengecekan kembali jalan yang sudah sebenarnya direncanakan sejak zaman Bang Foke tahun 2013, tetapi sampai hari ini belum terselesaikan,” ujar Gubernur saat melakukan pengecekan di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (14/9).
Progres pembebasan lahan di sekitar lokasi pembangunan jalan dilaporkan telah mencapai 70%. Gubernur berharap proses pembebasan lahan dapat berjalan lancar agar proyek dapat diselesaikan sesuai target. Jalan sepanjang 1,7 kilometer ini akan memiliki lebar antara 18 hingga 23 meter.