143 Penumpang KMP Virgo Transport 8 yang Hilang Kontak di Laut Jawa Berhasil Dievakuasi

JAKARTA – Sebanyak 143 orang penumpang Kapal Virgo Transport 8 rute Surabaya-Banjarmasin yang sempat hilang kontak di perairan Laut Jawa telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Upaya evakuasi ini dilakukan oleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) dengan bantuan sejumlah kapal lain di sekitar lokasi kejadian.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banjarmasin, Heri Purwanto, menyatakan bahwa 143 orang tersebut telah dievakuasi dan sebagian mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, proses pencarian dan pendataan lebih lanjut masih terus berlangsung.

Dalam operasi penyelamatan ini, Basarnas dibantu oleh kapal-kapal seperti KM Hai Da, MT Mauhaw, dan TB TCP. Selain itu, Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Banjarmasin juga mengerahkan Kapal Negara Kenavigasian KN Kunyit untuk mendukung proses evakuasi.

Penyebab pasti kecelakaan KMP Virgo Transport 8 masih dalam tahap investigasi. Pihak berwenang akan mengusut tuntas mulai dari faktor alam, faktor teknis, hingga faktor manusia.

Kantor KSOP Utama Tanjung Perak dan KSOP Kelas I Banjarmasin berkomitmen untuk terus memantau perkembangan penanganan insiden ini secara berkala dan akan menyampaikan informasi resmi kepada masyarakat seiring dengan kemajuan di lapangan.

Untuk memudahkan koordinasi dan penanganan, Kantor KSOP Kelas I Banjarmasin telah mendirikan posko di Terminal Penumpang Bandarmasih, Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Posko ini berfungsi untuk membangun koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait, termasuk Basarnas, BUP PT. Pelindo, Kantor Distrik Navigasi Banjarmasin (VTS), Kepanduan PT. Pelindo III Banjarmasin, pihak keagenan kapal, serta keluarga korban.

Kapal Roro Penumpang KMP Virgo Transport 8 dengan ukuran 8.540 GT dan berbendera Indonesia, yang dinakhodai oleh Arief Yunianto, diduga mengalami kemiringan dan hilang kontak di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada 13 September 2026 sekitar pukul 02.00 Waktu Lokal (LT). Kapal ini dioperasikan oleh PT Virgo Karya Shipping.

Berdasarkan data manifes, kapal tersebut membawa total 241 orang di atas kapal, terdiri dari 30 kru, 27 mitra kerja kapal, 59 penumpang dewasa, satu anak-anak, serta 124 sopir dan kernet. Kapal ini sebelumnya telah bertolak dari Pelabuhan Surabaya pada 12 September 2026 pukul 06.52 LT dengan tujuan akhir Pelabuhan Banjarmasin, membawa serta 89 unit muatan kendaraan.

Pihak berwenang menyatakan bahwa respons terhadap laporan insiden ini dilakukan dengan cepat, dengan fokus utama pada keselamatan seluruh pihak yang berada di atas kapal melalui operasi penyelamatan yang terkoordinasi. Sebelumnya, Basarnas Banjarmasin melaporkan bahwa hingga pukul 12.00 WITA, 103 orang telah berhasil dievakuasi, termasuk enam korban yang dilaporkan meninggal dunia.

Tinggalkan komentar