Wamena – Seorang sopir travel bernama Aris Sanda alias Tasya ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Korban yang berasal dari Toraja ini menjadi korban penembakan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang juga dikenal sebagai Organisasi Papua Merdeka (OPM).
Jenazah Aris Sanda ditemukan di dalam sebuah unit kendaraan yang hangus terbakar. “Tim kemudian menemukan satu unit kendaraan dalam kondisi terbakar beserta jenazah pengemudinya,” ujar Kepala Penerangan Koops TNI Habema Letkol (Inf) M. Wirya Arthadiguna dalam keterangannya.
Saat ini, proses evakuasi jenazah sedang dilakukan dengan tetap memperhatikan faktor keamanan di lokasi kejadian. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diduga kuat dihabisi oleh OPM sebelum jasadnya ditemukan dalam mobil yang terbakar.
“Aris Sanda alias bapak Tasya, asal Toraja, dilaporkan menjadi korban tindakan kekerasan oleh kelompok bersenjata OPM Kodap II Ndugama yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” jelasnya lebih lanjut.
Prajurit TNI saat ini tengah berupaya melakukan penyelidikan intensif untuk memburu para pelaku penembakan tersebut. Pihak TNI mengecam keras aksi kekerasan yang dilakukan oleh para pelaku, yang menyebabkan hilangnya nyawa seorang warga sipil yang tengah menjalankan tugasnya.
“Kami sangat menyayangkan peristiwa ini. Korban sedang bekerja membawa logistik dan melayani transportasi masyarakat menuju pedalaman,” tegasnya.