Sopir Travel Korban Penembakan OPM di Papua Dipulangkan ke Toraja

JAKARTA – Jenazah Aris Sanda, sopir travel yang menjadi korban penembakan oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, akan segera dipulangkan ke Toraja, Sulawesi Selatan. Pemakaman akan dilaksanakan di kampung halaman korban.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, Letjen TNI Lucky Avianto, mengonfirmasi bahwa jenazah korban saat ini berada di rumah duka di Wamena. Proses pemulangan dijadwalkan dilakukan pada hari ini, Jumat.

“Rencananya besok (hari ini), Jumat, jenazah beserta istri beliau akan kita terbangkan ke Toraja, Sulawesi Selatan, untuk dimakamkan di tanah kelahirannya,” ujar Lucky dilansir detikSulsel, Kamis (17/9/2026).

Lucky menjelaskan bahwa Prajurit Koops Habema di bawah kendali Kogabwilhan III telah mengevakuasi jenazah korban dan membawanya ke rumah duka di Wamena. Selanjutnya, aparat menjemput istri korban, Sinta Bilolo, yang berprofesi sebagai guru di Distrik Mbua, Kabupaten Nduga.

“Beliau (istri korban) kami bawa menuju Kenyam lalu diterbangkan ke Wamena menggunakan pesawat Caravan bersama dua orang pendamping, hingga akhirnya kami antarkan langsung menuju rumah duka,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Lucky menyoroti pengabdian Aris Sanda yang telah melayani masyarakat Nduga selama 13 tahun. Peran Aris dan sopir lainnya sangat vital dalam mengangkut hasil tani warga, menyuplai kebutuhan pokok, mengantar anak-anak ke sekolah, serta membawa warga yang sakit ke kota untuk berobat.

“Ketika satu nyawa pengemudi jujur seperti Aris Sanda dihilangkan secara keji, sejatinya urat nadi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat di tiga distrik Nduga seolah ikut terhenti,” imbuhnya, menekankan dampak besar dari kehilangan tersebut.

Tinggalkan komentar