Soekarno Run Banyuwangi Naik Level ke Internasional, Siapkan Hadiah Rp 5 Miliar

Banyuwangi bersiap menyambut perhelatan akbar Soekarno Run yang rencananya akan naik kelas ke kancah internasional pada tahun 2026. Ajang lari yang sukses menarik ribuan peserta dari seluruh Indonesia ini dipastikan akan menawarkan total hadiah yang fantastis sebesar Rp 5 miliar.

Keputusan ambisius ini diungkapkan langsung oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah, setelah mengevaluasi keberhasilan gelaran tahun ini. Pihaknya telah melakukan rapat koordinasi untuk menyiapkan konsep yang lebih masif dan berkelas dunia.

“Kami DPD sudah rapat dan memutuskan, insyaallah hadiah Soekarno Run tahun depan di Banyuwangi Rp 5 miliar,” ujar Said dalam keterangan tertulisnya pada Minggu (20/9/2026).

Dengan peningkatan hadiah yang signifikan, mencapai lima kali lipat dari Rp 1 miliar pada tahun ini, kompetisi lari ini diharapkan dapat menyajikan kategori balap yang lebih beragam dan menantang. Said menegaskan bahwa target utamanya adalah membawa Soekarno Run Banyuwangi sejajar dengan ajang lari bergengsi kelas dunia yang sudah ada di Indonesia.

“Kalau Jawa Tengah punya Borobudur Marathon, kita di Jawa Timur punya Soekarno Run Banyuwangi,” tegas Said, membandingkan dengan salah satu ajang lari terbesar di Indonesia.

Pemilihan Banyuwangi sebagai tuan rumah bukan tanpa alasan. Said memandang kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini memiliki rekam jejak yang teruji dalam mengemas berbagai ajang berskala nasional maupun internasional. Hal ini menjadikan Banyuwangi sebagai titik awal yang ideal untuk penyelenggaraan event-event besar.

Lebih dari sekadar kompetisi adu kecepatan, Soekarno Run dirancang sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda. Ajang ini bertujuan menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kerja keras, semangat pantang menyerah, serta kebiasaan hidup sehat dan aktif.

“Anak-anak muda harus kita ajak untuk hidup sehat, aktif, dan produktif. Melalui olahraga, kita ingin menanamkan semangat disiplin, kerja keras, dan pantang menyerah,” jelas Said. Ia menambahkan bahwa semangat juang Soekarno relevan untuk diwariskan kepada generasi muda melalui olahraga.

Kemeriahan acara yang diikuti hampir 5.000 peserta dari 26 provinsi ini juga dirasakan oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. Ia turut serta dalam kategori 5 kilometer dan memuji atmosfer hangat serta keramahan warga Banyuwangi.

“Suasananya sejuk, warganya ramah. Saya melihat ribuan peserta sangat menikmati Soekarno Run Banyuwangi,” tutur Eri.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengapresiasi kolaborasi antarlembaga yang dinilainya sukses membangkitkan ekosistem sport tourism di wilayahnya. Ia berharap acara serupa dapat terus mendukung perekonomian lokal melalui peningkatan kunjungan wisatawan.

Tinggalkan komentar