Rekayasa Lalu Lintas di GBK Selama ASEAN Cup 2026, Polisi Siapkan Antisipasi Situasional

JAKARTA – Polda Metro Jaya akan menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional di sekitar kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, selama penyelenggaraan pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 pada Jumat, 25 September 2026. Pengaturan arus kendaraan akan disesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyatakan bahwa petugas telah disiagakan di sejumlah titik strategis untuk melakukan pengaturan lalu lintas. “Rekayasa lalu lintas tidak dilakukan serta-merta. Petugas akan melihat kondisi arus kendaraan di lapangan. Masyarakat kami minta mengikuti arahan petugas dan memperhatikan informasi lalu lintas terkini,” ujar Kombes Budi dalam keterangannya, Jumat (25/9/2026).

Ia menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas baru akan diberlakukan jika terjadi peningkatan kepadatan kendaraan menuju maupun di sekitar kawasan GBK. Jika arus lalu lintas masih lancar, maka pengaturan akan tetap normal.

Apabila terjadi kepadatan di Jalan Gerbang Pemuda, kendaraan dari arah Semanggi menuju Gerbang Pemuda akan dialihkan lurus ke arah Slipi. Sementara itu, jika kepadatan terjadi di Jalan Asia Afrika, kendaraan dari arah Senayan City akan diarahkan menuju Pintu 1 Senayan.

Dalam skenario kepadatan di Gatot Subroto, pengalihan arus dapat dilakukan melalui kawasan Semanggi atau Slipi-Petamburan, tergantung pada arah kendaraan dan situasi aktual di lapangan.

Untuk kendaraan pribadi, telah disiapkan sejumlah kantong parkir yang tersebar di beberapa lokasi, meliputi Parkir TVRI, Kemenpora, GBK Arena, Cekungan Pintu 1, Senayan Park, Lapangan ABC GBK, Parkir Aquatik, Jalan APEC, Parkir Timur, dan Plaza Tenggara. Kapasitas total yang disediakan mampu menampung 2.124 sepeda motor, 2.020 mobil, dan 150 bus.

“Bagi penonton yang membawa kendaraan pribadi, manfaatkan kantong parkir yang telah disiapkan dan jangan memarkir kendaraan di badan jalan karena dapat mengganggu kelancaran pengguna jalan lainnya,” imbau Kombes Budi.

Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan arus lalu lintas melalui akun media sosial TMC Polda Metro Jaya di @tmcpoldametro dan informasi resmi Polda Metro Jaya di @poldametrojaya. Hal ini penting mengingat pola pengaturan dan pengalihan arus dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kondisi aktual di lapangan.

Tinggalkan komentar