Rekayasa Lalin dan Kantong Parkir Disiapkan Jelang Laga Persija vs Persib di GBK

Polda Metro Jaya telah menyiapkan pengaturan lalu lintas dan sejumlah kantong parkir untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan di sekitar Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Langkah ini diambil menjelang pertandingan antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung yang dijadwalkan berlangsung sore ini.

Pertandingan yang dijuluki El Clasico Indonesia ini akan memulai kick-off pada pukul 15.30 WIB, dengan Persija bertindak sebagai tuan rumah. Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Firman Darmansyah, memperkirakan potensi kepadatan arus kendaraan akan terjadi di sejumlah ruas jalan menuju kawasan GBK.

Untuk mengurai kepadatan, skema rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional, menyesuaikan dengan dinamika di lapangan. Kombes Firman mengimbau masyarakat dan suporter yang akan menuju GBK untuk memaksimalkan penggunaan transportasi umum guna menekan potensi kemacetan.

Bagi penonton yang tetap memilih menggunakan kendaraan pribadi, kepolisian telah memetakan lokasi parkir khusus. Kendaraan roda empat diarahkan ke Parkir Timur Senayan. Sementara itu, bus dapat memanfaatkan area APEC sisi timur dan cekungan Pintu 1 Senayan-Asia Afrika.

Untuk pengendara sepeda motor, tersedia beberapa titik kantong parkir, di antaranya di Lapangan ABC, TVRI, Senayan Park, Kolam Renang Aquatic, Kemenpora, hingga GBK Arena. Pengendara diwajibkan untuk mematuhi arahan petugas di lapangan dan tidak memarkir kendaraan di bahu jalan.

Selain pengaturan lalu lintas, Polda Metro Jaya bersama pihak terkait juga mengerahkan 17.800 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta steward stadion untuk menjamin keamanan pertandingan. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menegaskan bahwa pengamanan dan pelayanan akan mengedepankan pendekatan yang persuasif dan humanis.

“Sepakbola adalah hiburan yang menyatukan. Mari mendukung tim kebanggaan dengan sportivitas, saling menghormati, dan bersama-sama menjaga suasana tetap aman. Kami juga mengajak masyarakat mengikuti arahan petugas serta menjaga ketertiban sebelum, selama, dan setelah pertandingan,” ujar Budi.

Kepolisian juga mengingatkan para pendukung kedua tim untuk menjaga kondusivitas dengan tidak membawa barang-barang berbahaya ke dalam stadion, seperti senjata api, senjata tajam, minuman beralkohol, botol, dan bahan yang dapat mengakibatkan ledakan.

Polda Metro Jaya berupaya menjaga keseimbangan agar aktivitas publik di sekitar kawasan Senayan tetap terakomodasi. Pihaknya juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat DKI Jakarta apabila pengaturan arus lalu lintas yang diterapkan berpotensi mengganggu perjalanan pengguna jalan lain.

Tinggalkan komentar