Pria di Bogor Cabuli ABG Laki-laki dengan Modus Tanya Alamat

Seorang anak laki-laki berusia 13 tahun diduga menjadi korban pencabulan oleh seorang pria di Cibungbulang, Kabupaten Bogor. Pelaku melancarkan aksinya dengan berpura-pura menanyakan alamat kepada korban.

Menurut Kasatres PPA dan PPO Polres Bogor AKP Silfi Adi Putri pada Sabtu (19/9/2026), pelaku awalnya menanyakan alamat kepada korban yang saat itu berada di depan gang, hendak pergi ke sekolah. Pelaku kemudian mengajak korban untuk mengantarnya ke alamat yang dimaksud.

Namun, bukannya mengantar ke alamat tujuan, pelaku justru membawa korban ke sebuah area semak-semak yang berada di dekat Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Di lokasi inilah pelaku diduga melancarkan aksi bejatnya.

Keluarga korban telah melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian. Saat ini, Polres Bogor sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut. “Sementara ini baru pelapornya aja (yang diperiksa), kan baru kemarin lapor, biasanya kan SOP kita kan lapor dulu nanti kita naikin disposisi dulu ke penyidiknya siapa baru nanti (korban),” jelas AKP Silfi Adi Putri.

Akibat peristiwa tersebut, korban diduga mengalami trauma. Pihak kepolisian telah berkoordinasi untuk memberikan rujukan kepada psikolog guna membantu pemulihan trauma korban. “Iya, tapi kita udah kasih rujukan sih, rujukan untuk psikolog,” ucapnya.

Sebelumnya, informasi mengenai dugaan pelecehan seksual ini sempat beredar di media sosial. Unggahan tersebut menceritakan seorang remaja laki-laki berusia 13 tahun menjadi korban pelecehan oleh seorang pria di Cibungbulang, Bogor, dengan modus yang sama, yakni menanyakan alamat.

Dalam unggahan yang beredar, peristiwa tersebut disebut terjadi pada Rabu, 16 September 2026. Terekam CCTV, terduga pelaku terlihat bersama korban berboncengan sepeda motor. Dinarasikan bahwa pelaku menghampiri korban, menanyakan alamat, lalu mengajak korban ikut berboncengan.

Di atas sepeda motor, pelaku disebut mulai melakukan pelecehan, sebelum akhirnya membawa korban ke tempat sepi untuk dicabuli. Kasatres PPA dan PPO Polres Bogor AKP Silfi Adi Putri menambahkan bahwa kepolisian masih melakukan identifikasi terhadap terduga pelaku karena korban tidak mengenal pelaku.

“Kan dianya (korban) juga nggak tahu terlapornya siapa, makanya masih dalam lidik (penyelidikan) terlapornya. Iya (masih diidentifikasi pelakunya),” pungkasnya.

Tinggalkan komentar