Polisi Tegaskan ASN Bogor yang Hilang di Cisadane Belum Ditemukan, Bantah Kabar di Sukabumi

Bogor – Polresta Bogor Kota membantah narasi yang beredar luas mengenai penemuan Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Arsip dan Perpustakaan (Diarpus) Kota Bogor, Bayu Zulkarnaen (35), di Sukabumi. Bayu dilaporkan hilang saat perjalanan pulang dan diduga tercebur ke Sungai Cisadane.

Wakapolresta Bogor Kota AKBP Arie Trestiawan menegaskan bahwa Bayu Zulkarnaen belum ditemukan. “Belum (ditemukan), masih dalam penyelidikan,” ujar Arie saat dihubungi pada Kamis (17/9/2026).

Pihak kepolisian telah melakukan koordinasi dengan Polres Sukabumi terkait video yang menyebutkan Bayu ditemukan di wilayah tersebut. Hasil koordinasi memastikan bahwa ASN Bayu belum ditemukan hingga kini.

Kasi Humas Polresta Bogor Kota Ipda Imam menambahkan, tim Reskrim Polresta Bogor Kota dan enam polsek jajaran telah melakukan pengecekan. “Jadi itu pihak Reskrim sudah koordinasi ke enam polsek sama di enam unit reskrim yang ada di Polresta, itu tidak ada yang mengamankan ASN atas nama Bayu,” jelas Imam.

Imam melanjutkan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan KBO Reskrim dan Polres Sukabumi. “Nah, itu juga sama, belum ada. Belum ada ditemukan atau mengamankan yang atas nama ASN Bayu tersebut. Jadi kalau untuk berita (kabar Bayu ditemukan) itu hoax,” imbuhnya.

Sebelumnya, Bayu Zulkarnaen dilaporkan hilang pada Selasa (13/8/2026) malam dalam perjalanan pulang ke rumahnya di Pamoyanan, Bogor Selatan, Kota Bogor. Ia diduga jatuh di sekitar Jembatan Cipaku dan tercebur ke Sungai Cisadane.

Barang bukti berupa sepeda motor dan helm Bayu ditemukan di tepi jembatan, sementara tas miliknya ditemukan mengambang di pinggir sungai. Tim SAR gabungan telah melakukan pencarian selama tujuh hari namun belum membuahkan hasil.

Lokasi kejadian merupakan jalur alternatif yang kerap dilalui warga, termasuk Bayu saat pulang kerja. Jalan tersebut melintasi rel kereta api dan Jembatan Cipaku yang berada di atas aliran Sungai Cisadane.

Tinggalkan komentar