Polda Metro Jaya Selidiki Buku “Memburu Muhammad” dan “Bukan Perawan Maria” Diduga Lecehkan Agama

Jakarta – Kepolisian Daerah Metro Jaya akan mendalami kehebohan di jagat media sosial terkait kemunculan dua buku yang diduga mengandung unsur penistaan agama. Kedua buku yang dipermasalahkan oleh warganet adalah “Bukan Perawan Maria” dan “Memburu Muhammad”.

Informasi yang beredar di media sosial menyebutkan bahwa buku-buku kontroversial ini ditulis oleh seseorang yang memiliki pandangan pro-LGBT. Beberapa kutipan dari buku tersebut yang dianggap menistakan agama tertentu juga turut disebarkan.

Menanggapi hal ini, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyatakan bahwa pihaknya baru menerima informasi tersebut. Ia menegaskan bahwa buku-buku ini akan didalami oleh pihak kepolisian.

“Ini pasti akan didalami, baik itu dari Direktorat Siber apabila itu memang berada di dunia digital dan pasti juga akan ditangani dari pihak Ditreskrimum,” ujar Kombes Budi Hermanto kepada wartawan di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Kamis (24/9).

Budi Hermanto menambahkan bahwa informasi menyesatkan yang sering kali berpotensi mengganggu ketertiban umum menjadi perhatian serius bagi kepolisian, terutama apabila menyangkut unsur Suku, Agama, dan Ras (SARA).

“Kita melihat bagaimana adanya informasi-informasi yang menyesatkan masyarakat, apalagi terkait tentang suku, agama, dan ras. Ini menjadi perhatian kita bersama,” katanya.

Tinggalkan komentar