JAKARTA – Polda Metro Jaya bekerja sama dengan Universitas Bina Nusantara (BINUS) telah menyelenggarakan pelatihan bagi 163 personel yang akan bertugas sebagai pelatih dalam Program Paham AI. Kegiatan ini berlokasi di Palmerah, Jakarta Barat, dengan tujuan utama membekali para personel untuk mengedukasi siswa-siswi Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Madrasah Aliyah (MA) mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) secara optimal.
Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Metro Jaya, Kombes Agus Nugroho, menekankan bahwa AI memiliki potensi besar untuk mendukung proses pembelajaran siswa apabila dimanfaatkan dengan bijak. “AI dapat membantu pelajar dalam belajar, mencari informasi, dan mengembangkan kreativitas. Kami ingin mereka mampu menggunakannya secara positif sekaligus memahami batasan dan risikonya,” ujar Kombes Agus Nugroho pada Senin (14/9/2026).
Selain fokus pada pemanfaatan AI, edukasi ini juga dirancang untuk mempersiapkan para pelajar dalam menghadapi berbagai ancaman dan risiko di ranah digital. Beberapa risiko yang akan disosialisasikan meliputi manipulasi gambar dan video, penyebaran hoaks, praktik penipuan siber, serta pelanggaran privasi data pribadi.
“Setelah menyelesaikan pelatihan ini, para personel kami akan turun langsung ke sekolah-sekolah. Mereka akan berbagi pengetahuan dan mendampingi para pelajar agar menjadi individu yang lebih cakap, kritis, dan aman saat beraktivitas di ruang digital,” tambah Kombes Agus Nugroho.
Materi pelatihan yang diberikan mencakup berbagai aspek penting, mulai dari etika digital, strategi pencegahan kejahatan siber, hingga pemanfaatan Senopati Academy sebagai platform pembelajaran interaktif. BINUS, sebagai mitra akademis dalam inisiatif ini, turut berkontribusi dalam penyusunan materi agar relevan dan sesuai dengan perkembangan teknologi terkini.
President of BINUS Higher Education & Professional Services, Stephen Wahyudi Santoso, menyambut baik kolaborasi ini. Ia menilai kemitraan antara BINUS dan kepolisian sangat krusial dalam membekali generasi muda dengan keterampilan digital yang memadai serta etika yang baik dalam menggunakan teknologi.