Jakarta – Polisi mengungkap aksi tawuran yang melibatkan ‘perang’ petasan dan batu di kawasan Manggarai Selatan, Tebet, Jakarta Selatan, yang terjadi pada pekan lalu. Peristiwa ini diduga dipicu oleh perebutan lahan yang biasa dimanfaatkan oleh ‘Pak Ogah’ di sebuah area putar balik (U-turn).
Kapolsek Tebet, AKP Ischak, menjelaskan bahwa tawuran tersebut melibatkan dua kelompok warga yang berasal dari Gang Manggis dan Gang Sawo. Area U-turn yang menjadi sumber keributan tersebut merupakan lokasi di mana kedua kelompok tersebut mencari nafkah.
“Ya, jadi awalnya, mereka ini ada semacam U-turn-nya, putar balik ya. Di situ memang ada anak ‘bidong’ yaitu (Gang) Manggis dan anak (Gang) Sawo. Memang mereka mencari nafkah di situ dan mungkin ada salah persepsi, akhirnya terjadi perkelahian,” kata Ischak, dilansir Antara, Selasa (22/9/2026).
Kejadian ini bermula ketika sejumlah orang dari kedua kelompok yang biasa mencari nafkah di sekitar area U-turn terlibat perselisihan. Pihak kepolisian masih belum dapat memastikan secara rinci apakah keributan tersebut berkaitan langsung dengan pembagian uang atau jatah parkir di lokasi tersebut.
Perkelahian itu sendiri terjadi pada Sabtu (19/9) sekitar pukul 19.50 WIB dan melibatkan warga dari RW 07 dan RW 09. Laporan masyarakat serta laporan melalui layanan 110 menjadi dasar polisi untuk menindaklanjuti kejadian tersebut.
Setelah menerima laporan, polisi segera mendatangi lokasi dan berhasil membubarkan tawuran. Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi berhasil mengamankan lima orang pelaku yang masing-masing berinisial MF, RAT, FP, RA, dan AL.
“Dengan adanya video CCTV, ya kan, kita lakukan pengamanan dan penangkapan dengan persesuaian baju-baju yang sesuai yang mereka gunakan, yang mereka kenakan pada saat terjadinya bentrok perkelahian atau tawuran tersebut,” ujar Kasubnit Resmob Polres Jaksel Iptu Robby Pasha.
Kelima orang yang diamankan tersebut diketahui telah berusia di atas 17 tahun atau berstatus dewasa. Hasil tes urine yang dilakukan terhadap mereka menunjukkan hasil negatif narkoba.
Hingga kini, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman untuk mengidentifikasi pelaku lainnya serta barang bukti berupa senjata tajam yang diduga digunakan dalam perkelahian tersebut. Meskipun demikian, tidak ada korban jiwa maupun korban luka akibat peristiwa tawuran ini.