Tim Search and Rescue (SAR) gabungan melanjutkan upaya pencarian lima jurnalis, dua anak buah kapal (ABK), dan satu pemandu yang dilaporkan hilang di sekitar wilayah Gunung Anak Krakatau (GAK). Pada hari ketujuh operasi pencarian, fokus difokuskan pada penyisiran daratan di tiga pulau yang berada di dekat gugusan gunung api tersebut.
Kepala Operasi Basarnas Banten, Rizky Dwiyanto, menyatakan bahwa penyisiran darat akan mencakup area Pesisir Perairan Pantai Carita hingga Pantai Anyar. “Untuk daerah kepulauan, kita tetap laksanakan pencarian penyisiran darat, apalagi di sekitar Gunung Anak Krakatau,” ujar Rizky di Pos SAR gabungan, Carita, Pandeglang, Senin (14/9/2026). Tiga pulau yang menjadi target penyisiran adalah Pulau Sertung, Rakata Besar, dan Pulau Panjang.
Kondisi cuaca di Perairan Selat Sunda saat ini dilaporkan cerah berawan dengan ketinggian gelombang air laut mencapai 2,5 meter. Menurut informasi BMKG, kecepatan angin bertiup dari arah tenggara dengan kisaran 5 hingga 20 knot. Gelombang air laut diperkirakan memiliki ketinggian antara 0,5 hingga 2,5 meter dan bergerak menuju timur laut.
Proses pencarian dibagi ke dalam beberapa sektor untuk memaksimalkan jangkauan. Sektor X memiliki luas area pencarian 831 nautical mile persegi, Sektor Z seluas 512 nautical mile persegi, Sektor V seluas 1.182 nautical mile persegi, Sektor W seluas 1.167 nautical mile persegi, Sektor U seluas 481 nautical mile persegi, dan Sektor Y seluas 413 nautical mile persegi. Total luas area pencarian pada hari ketujuh ini mencapai 6.649 nautical mile persegi.
Dalam upaya pencarian hari ketujuh ini, tim SAR gabungan mengerahkan sebanyak 18 unit kapal laut dan satu unit helikopter. Alat utama yang digunakan meliputi 18 kapal dan satu unit helikopter HR-3604 milik Basarnas untuk melacak keberadaan para korban.