Proses pencarian terhadap delapan orang yang hilang di Gunung Anak Krakatau masih terus berlangsung. Memasuki hari ketujuh, tim SAR gabungan mengerahkan 18 kapal laut dan satu unit helikopter untuk menyisir area pencarian yang luas.
Kepala Operasi Basarnas Banten, Rizky Dwiyanto, menyatakan bahwa alutsista yang digunakan pada hari ketujuh meliputi 18 unit kapal dan satu helikopter HR-3604 milik Basarnas. Pencarian dibagi ke dalam beberapa sektor dengan total luas area mencapai 6.649 mil persegi.
Sektor X, yang menjadi fokus utama pencarian lima orang jurnalis, dua kru kapal, dan satu pemandu, memiliki luas area 831 mil persegi. Sektor ini menjadi prioritas karena adanya beberapa temuan di wilayah tersebut sejak hari ketiga pencarian. Oleh karena itu, jumlah kapal yang dikerahkan di sektor X diperbanyak untuk melakukan penyisiran ulang.
Selain penyisiran laut, tim SAR juga akan melakukan penelusuran melalui jalur darat di Pulau Sertung, Krakata Besar, dan Pulau Panjang. Namun, penyelaman di area bawah laut belum dapat dilakukan karena dianggap terlalu berisiko.
Pencarian juga meliputi perairan pantai Carita hingga Pantai Anyar, serta daerah kepulauan di sekitar Gunung Anak Krakatau. Keputusan mengenai perpanjangan atau penghentian operasi SAR akan ditentukan berdasarkan hasil evaluasi pada hari ketujuh ini.