JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat rata-rata penumpang KRL Jabodetabek saat ini mencapai 1,1 juta orang per hari. Angka ini diprediksi akan terus meningkat, sehingga KAI menyiapkan berbagai infrastruktur untuk mengantisipasi lonjakan penumpang hingga 2 juta orang per hari.
Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menyampaikan bahwa terjadi peningkatan penumpang sebesar lebih dari 11 persen pada semester 1 tahun 2026 dibandingkan periode yang sama di tahun 2025. “Kita harus meningkatkan sarana dan prasarananya,” ujar Bobby dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI, Rabu (23/9/2026).
Untuk menghadapi peningkatan tersebut, KAI berencana melakukan sejumlah perbaikan. Di jalur Green Line Rangkas Bitung, KAI akan memasang 5 gardu traksi baru dan melakukan peningkatan kapasitas (uprating) pada 9 gardu lainnya pada tahun 2026. Targetnya, pada semester 1 tahun 2027, jalur ini sudah dapat dilalui oleh kereta dengan formasi 12 gerbong (SF12) secara keseluruhan.
Bobby menjelaskan bahwa rekayasa jalur juga akan dilakukan di jalur Bogor. Nambo Line akan diterminalisasi melalui Stasiun Citayam, yang diperkirakan akan menambah 22 slot perjalanan ke arah Bogor. “Sehingga ini juga meningkatkan lebih dari 30 persen kapasitas Bogor Line pada saat ini,” katanya.
Selain itu, elektrifikasi atau aliran listrik atas (Listrik Aliran Atas/LAA) akan diperpanjang. Jika saat ini LAA di Bekasi Line baru mencapai Cikarang, pada tahun 2027 akan diperpanjang hingga ke arah Cikampek. Rute dari Bogor juga akan diperpanjang hingga Cigombong.
Peningkatan sistem persinyalan juga menjadi fokus KAI, terutama untuk rute Rangkas Bitung. Tujuannya adalah untuk mempersingkat jarak tunggu antar kereta (headway) dari 10-15 menit menjadi hanya 4 hingga 5 menit, sembari tetap mempertahankan kereta formasi SF12.
Seluruh upaya ini merupakan bagian dari strategi KAI untuk menyambut target 2 juta penumpang per hari di Jabodetabek. Saat ini, rata-rata penumpang KRL Jabodetabek tercatat 1,1 juta orang per hari, dengan puncak penumpang mencapai 1,3 juta orang pada akhir pekan.