KM Virgo Transport 8 Tenggelam di Laut Jawa, Kapal Buatan Jepang Berusia 39 Tahun

Kapal penumpang KM Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak sebelum akhirnya terbalik dan tenggelam di perairan Laut Jawa. Kapal yang berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin ini membawa 243 orang penumpang dan telah berusia 39 tahun.

Berdasarkan data dari situs maritim internasional Vessel Finder, KM Virgo Transport 8 adalah kapal jenis Ro-Ro (Roll-on/Roll-off) yang memuat penumpang dan kargo. Kapal ini dibangun pada tahun 1987, menjadikannya berusia 39 tahun pada saat kejadian.

Kapal yang mengibarkan bendera Indonesia ini memiliki nomor identifikasi IMO 8625179. Saat dilaporkan hilang kontak, kapal tersebut sedang berlayar dengan kecepatan 5,9 knot. Dengan panjang 119 meter dan lebar 21,01 meter, kapal ini memiliki Gross Tonnage sebesar 4277 ton.

Kapasitas angkut maksimum kapal atau Deadweight-nya tercatat sebesar 2612 ton, sementara Net Tonnage-nya tidak tercatat. Sebelum beroperasi di Indonesia, kapal ini memiliki riwayat pelayaran di Jepang hingga tahun 2025, melayani rute seperti Pelabuhan Matsuyama dan Kokura.

Sebagai kapal penumpang, KM Virgo Transport 8 menyediakan fasilitas yang dirancang untuk kenyamanan penumpang selama perjalanan. Fasilitas tersebut meliputi ruang tunggu dan kamar penumpang yang terbagi dalam beberapa kategori kelas, yaitu kelas 1, kelas 2, kelas 3, dan VIP. Ketersediaan berbagai kelas ini menawarkan pilihan akomodasi bagi penumpang, meskipun rincian fasilitas spesifik di setiap kelas belum tersedia.

Dengan karakteristik Ro-Ro, kapal ini tidak hanya mengangkut penumpang tetapi juga kendaraan. Rute utama yang dilayani adalah antara Surabaya dan Banjarmasin.

Sebelum berganti nama menjadi Virgo Transport 8 dan berbendera Indonesia, kapal ini dikenal dengan nama Ferry Kurushima saat beroperasi di Jepang. Perpindahan kepemilikan dan bendera terjadi pada tahun 2026, di mana kapal mulai melayani rute Surabaya-Banjarmasin pada bulan Juli.

KM Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak pada Minggu (13/9/2026) dini hari saat dalam perjalanan dari Surabaya ke Banjarmasin. Kapal ditemukan terbalik dan tenggelam. Hingga kini, Tim SAR gabungan masih melakukan upaya pencarian terhadap korban yang hilang.

Tinggalkan komentar