Kapal Virgo Transport 8 yang mengangkut 243 orang dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa dalam perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin. Hingga kini, dilaporkan enam orang meninggal dunia, sementara puluhan lainnya masih dalam proses pencarian dan evakuasi.
Sebuah video yang beredar menunjukkan petugas melakukan patroli udara untuk memantau kondisi kapal. Terlihat Kapal Virgo dalam posisi terbalik dan nyaris tenggelam di tengah laut. Kapal ini dilaporkan hilang kontak sekitar pukul 02.05 WITA, dengan perkiraan posisi terakhir berada di sekitar Pulau Masalembu, sekitar 86 mil laut dari Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.
Tim gabungan telah melakukan upaya evakuasi terhadap penumpang Kapal Virgo Transport 8. Data terbaru menyebutkan sebanyak 153 penumpang sedang dalam proses evakuasi, termasuk enam orang yang dinyatakan meninggal dunia.
Korban Selamat: Kejadiannya Sangat Cepat
Salah satu korban selamat, Ahmad Saudi, menceritakan pengalamannya saat menyelamatkan diri ketika kapal mulai miring. Ahmad dievakuasi menggunakan MV Haida menuju Banjarmasin.
Ahmad mengaku sedang tertidur ketika insiden itu terjadi. Ia terbangun karena mendengar orang-orang berlarian di dalam kapal. “Kalau kejadiannya ya singkat aja. Waktu saya tidur kan, saya kan tidur di kursi, di sofa. Jadi saya tidur itu ada orang lari. Saya tanya kenapa? Kapal miring. Terus saya berdiri, ternyata miring sungguhan,” ungkap Ahmad.
Di tengah kepanikan, Ahmad segera berpegangan pada jendela kapal. Saat kapal terus miring, ia terpaksa berpindah ke bagian atas kapal. Ia berusaha bertahan di atas kapal hingga perahu karet evakuasi datang. “Langsung saya lari ke bawah, terus saya ke jendela, saya pegangan sampai kapal itu miring. Abis miring, saya naik ke atas, nunggu sampai kapal tenggelam. Baru ada kapal karet itu keluar, baru saya loncat,” jelasnya.
Ahmad menduga banyak penumpang yang terjebak di dalam kamar kelas ekonomi ketika kapal mulai miring. Ia menyebutkan mayoritas penumpang di kamar tersebut adalah perempuan dan anak-anak. Sebaliknya, penumpang laki-laki yang berada di luar kamar lebih cepat menyelamatkan diri. “Tapi yang lain, ibu-ibu yang tinggal di kamar ekonomi ya, itu mungkin nggak selamat karena terlalu cepat kapal ini kemiringannya. Sedangkan alarm pemberitahuan aja nggak ada. Nggak ada tanda-tanda. Yang keluar ini kan sopir-sopir aja, orang laki-laki. Yang di kamar-kamar belum bisa keluar,” tuturnya.
Lokasi terakhir Kapal Virgo dilaporkan berjarak sekitar 80 nautical mile atau sekira 5 jam perjalanan dari Dermaga SAR Basirih Banjarmasin. Upaya evakuasi dilaksanakan oleh Basarnas dengan bantuan kapal-kapal lain yang berada di sekitar lokasi kejadian, termasuk KM Haida, MT Mauhan, dan TB TCP.
Berikut rincian sementara korban yang berhasil dievakuasi:
- Kapal TB TCP: 1 orang selamat, 5 orang meninggal dunia.
- Kapal TB Mauhan: 14 orang selamat, 1 orang cedera berat, 1 orang meninggal dunia.
- Kapal MV Haida: 69 orang selamat.
- Kapal KM Cahaya Bahari: 62 orang selamat.