JAKARTA – Kapal Virgo Transport 8 yang berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9/2026). Kapal tersebut membawa ratusan penumpang dan sempat mengabarkan tengah menghadapi cuaca buruk sebelum komunikasi terputus.
Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsdya TNI Mohammad Syafii, mengonfirmasi adanya operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap kapal tersebut. Titik koordinat terakhir Kapal Virgo diketahui berada di 4°31’51.82″S 114° 2’6.88″E Heading 203.94°, sekitar 80 mil laut dari Dermaga SAR Basirih, Banjarmasin.
Kronologi hilangnya kontak Kapal Virgo Transport 8 dimulai pada Minggu (13/9) dini hari. Pukul 01.00 WIB, kapal melaporkan menghadapi cuaca buruk. Selang beberapa jam kemudian, tepatnya pukul 04.10 WIB, General Manager Virgo Transport 8 melaporkan kejadian tersebut ke Kantor SAR Banjarmasin.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Banjarmasin segera memberangkatkan satu tim menuju Dermaga SAR Basirih. Tim ini selanjutnya bertolak menggunakan KN SAR Laksmana 241 menuju perkiraan titik terakhir kapal, dengan estimasi waktu tempuh sekitar 5 jam.
Basarnas Command Center (BCC) juga telah mengirimkan siaran radio ke seluruh saluran di kawasan terkait hilangnya kapal tersebut. Selain itu, peta prediksi digital juga telah disebarkan sebagai panduan pelaksanaan operasi SAR.
Tim pencarian yang dikerahkan tidak hanya berasal dari Kantor SAR Banjarmasin, tetapi juga melibatkan helikopter SAR, armada pencarian dari KRI TNI AL, Polaidru, serta personel SAR lainnya. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin, I Putu Sudayana, menyatakan bahwa pengerahan personel dan sarana pencarian dioptimalkan mengingat jumlah penumpang dan awak kapal yang besar menjadi prioritas utama keselamatan.