KAI Commuter Jelaskan Insiden Penumpang Lansia BAB di Gerbong KRL

JAKARTA – KAI Commuter telah mengklarifikasi peristiwa viral mengenai seorang penumpang yang buang air besar (BAB) di dalam gerbong Kereta Rel Listrik (KRL) lintas Bogor-Jakarta Kota. Pihak KAI Commuter mengonfirmasi bahwa penumpang tersebut adalah seorang lanjut usia (Lansia).

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menjelaskan bahwa pihaknya telah berkomunikasi langsung dengan penumpang tersebut. Menurut Karina, kejadian yang tidak dapat ditahan itu disebabkan oleh kondisi yang dialami lansia saat kereta masih dalam perjalanan. “Kami telah melakukan komunikasi dengan pengguna yang merupakan pengguna lanjut usia dan berdasarkan keterangan pengguna bahwa terdapat kondisi yang menyebabkan tidak dapat ditahannya kejadian tersebut karena posisi Commuter Line masih dalam perjalanan,” ujar Karina dalam keterangan tertulisnya pada Minggu (13/9/2020).

Dalam komunikasi tersebut, KAI Commuter juga telah menyampaikan imbauan kepada penumpang mengenai ketersediaan dan pentingnya memanfaatkan fasilitas toilet yang ada di seluruh stasiun. “Selanjutnya dalam komunikasi yang telah dilakukan kami telah menyampaikan kepada pengguna mengenai himbauan penggunaan fasilitas toilet dan telah tersedianya fasilitas toilet tersebut diseluruh stasiun yang mudah untuk di akses pengguna,” imbuhnya.

Insiden ini sebelumnya menjadi sorotan setelah unggahan di media sosial menunjukkan petugas kebersihan membersihkan lantai gerbong KRL. Dalam foto yang beredar, terlihat petugas mengenakan seragam kuning sedang beraksi, sementara beberapa penumpang menutup hidung mereka.

KAI Commuter sendiri telah mengecam tindakan yang dinilai tidak menjaga kebersihan dan kenyamanan di dalam kereta. “KAI Commuter mengecam keras atas prilaku salah satu pengguna Commuter Line yang tidak menjaga kebersihan dan kenyamanan di dalam kereta,” kata Karina Amanda pada Jumat (11/9).

Pihak KAI Commuter menyatakan tengah mendalami kejadian tersebut lebih lanjut dengan mengumpulkan informasi dan memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Tinggalkan komentar