Perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) lintas Rangkasbitung-Tanah Abang mengalami gangguan pada Selasa pagi. Keterlambatan ini disebabkan oleh masalah persinyalan yang terjadi di Stasiun Daru, berdampak pada antrean kereta di Stasiun Tenjo.
Gangguan sinyal tersebut menyebabkan KRL tertahan selama kurang lebih 20 menit di Stasiun Tenjo. Para penumpang yang sudah berada di dalam gerbong maupun yang masih menunggu di peron terpantau menunggu keberangkatan. Informasi yang disampaikan petugas stasiun mengonfirmasi adanya kendala persinyalan di Stasiun Daru.
Rudy, seorang petugas di Stasiun Tenjo, menjelaskan bahwa KRL terhenti karena adanya masalah persinyalan di Stasiun Daru. “Tertahan, ada masalah persinyalan di Stasiun Daru,” ujarnya.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengonfirmasi adanya antrean kereta akibat gangguan tersebut. Ia menyatakan bahwa petugas langsung melakukan penanganan untuk memperbaiki persinyalan yang bermasalah. “Terdapat antrian karena posisi dilakukan pemanduan secara manual, saat ini pararel dengan perbaikan persiyalan oleh petugas,” jelasnya.
Karina menambahkan bahwa gangguan persinyalan terjadi di antara Stasiun Tigaraksa dan Stasiun Daru. KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh para penumpang. “Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan atas gangguan persinyalan tersebut,” tuturnya.
Saat ini, perjalanan KRL tersebut dilaporkan telah kembali normal. Kereta yang sempat tertahan kini sudah dapat melintas kembali.