Desi Purnama Sari, istri dari jurnalis Antara Muhammad Bagus Khoirunas yang dilaporkan hilang di perairan Selat Sunda, masih menyuarakan harapannya agar upaya pencarian terhadap suaminya dapat dilanjutkan. Sementara itu, Badan SAR Nasional (Basarnas) Banten menyatakan bahwa hingga kini belum ada informasi atau temuan baru yang dilaporkan terkait keberadaan jurnalis dan anak buah kapal (ABK) yang hilang tersebut.
Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Banten, Rizky Dwianto, mengonfirmasi bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap segala informasi yang berkaitan dengan para jurnalis dan kru kapal yang hilang. “Sampai saat ini kami masih melakukan monitoring ke instansi yang berwenang dan sampai saat ini nihil,” kata Rizky saat dikonfirmasi pada Senin (21/9/2026).
Menanggapi kemungkinan pencarian kembali dilakukan, Rizky menjelaskan bahwa hal tersebut dapat dipertimbangkan apabila terdapat informasi atau temuan baru yang signifikan. “Iya, menurut aturan seperti itu,” ujarnya, mengindikasikan bahwa prosedur standar akan diikuti.
Delapan orang dilaporkan hilang dalam insiden ini, terdiri dari lima jurnalis dan tiga kru kapal. Kelima jurnalis tersebut adalah M Bagus Khoirunnas (Antara), Ari Basuki (Merdeka), Yudhis (iNews), Daus (Anadolu), dan Donal Husni (freelance). Sementara itu, tiga kru kapal yang hilang adalah Warta, Surakman, dan Heriyanto. Mereka diketahui berada dalam satu speed boat setelah menjalankan tugas peliputan perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Sebelumnya, operasi pencarian telah dilakukan selama sepekan dan diperpanjang selama tiga hari, sebelum akhirnya dihentikan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Pihak SAR sempat menyatakan akan melanjutkan kembali pencarian jika ditemukan petunjuk baru.
Desi Purnama Sari, sang istri, mengungkapkan harapannya yang mendalam agar suaminya dapat ditemukan. “Untuk harapannya sendiri dari saya sebagai istri Muhammad Bagus Khoirunas tentu pencarian tetap dapat dilakukan ya,” ujar Desi pada hari yang sama. Ia menambahkan bahwa pencarian terhadap rombongan jurnalis yang hilang telah dihentikan setelah 10 hari berlangsung. “Meski pencarian ini yang selama ini dilakukan oleh tim SAR gabungan telah dihentikan setelah 10 hari, saya berharap adanya pencarian lanjutan,” tuturnya, dengan harapan kuat akan adanya tanda-tanda yang memungkinkan pembukaan kembali operasi pencarian korban.