SUKOHARJO – Sebuah warung makan di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, menjadi sasaran aksi pembakaran oleh orang tidak dikenal. Warung Mi dan Babi Tepi Sawah tersebut mengalami kerusakan pada bagian gudang dan kamar karyawan setelah dilalap api.
Petugas pemadam kebakaran segera dikerahkan ke lokasi kejadian untuk memadamkan api. Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja Sukoharjo, Margono, menyatakan bahwa laporan kebakaran diterima sekitar pukul 04.35 WIB dan proses pemadaman selesai pada pukul 05.00 WIB. “Dua unit mobil pemadam dikerahkan dengan enam personel,” jelasnya.
Pemilik warung, Jodi Sutanto, menjelaskan bahwa area yang terbakar merupakan bagian pojok depan yang difungsikan sebagai gudang dan kamar karyawan. “Yang terbakar itu satu gudang, dan satu tempat tidur, serta atap. Gudang itu tempat penyimpanan barang-barang bekas, bukan produk,” ujar Jodi.
Saat ini, pihak kepolisian telah memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian. Menurut Jodi, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. Ia baru mengetahui kejadian tersebut setelah menerima telepon dari karyawannya pada pukul 05.00 WIB, yang menginformasikan bahwa warungnya didatangi oleh empat orang tidak dikenal.
Biasanya, warung tersebut dijaga oleh dua orang setiap malam. Namun, sebelum kejadian pembakaran, empat orang tak dikenal mendatangi lokasi. “Saya diinformasikan karyawan saya sekitar pukul setengah 4 ada yang mendatangi orang 4, dan mendobrak pintu tempat tidur orang saya,” ucap Jodi.
Berdasarkan keterangan salah satu karyawan bernama Ali, keempat pelaku tersebut beraksi secara terbagi. Satu pelaku mengancam Ali dengan senjata tajam, menyuruhnya keluar, berjongkok di depan, dan diam sambil berhitung. Sementara itu, pelaku lain merusak barang-barang, dan satu orang lainnya membakar gudang serta kamar tidur.