JAKARTA – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) telah melakukan pengecekan terhadap video viral yang diduga menampilkan benda terbalik di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau. Video tersebut beredar di media sosial dan menimbulkan spekulasi terkait hilangnya lima jurnalis dan tiga kru kapal di area tersebut.
Video yang diunggah akun Instagram @andrearamadhaan memperlihatkan sebuah benda panjang berwarna putih mengapung di permukaan laut, diambil menggunakan kamera drone dari puncak Gunung Anak Krakatau pada Minggu (13/9). Narator dalam video tersebut mengungkapkan rasa penasaran, “Apakah itu sebuah kapal terbalik? Saya juga bertanya-tanya.” Pengunggah video baru menyadari keberadaan objek tersebut setelah meninjau ulang rekaman drone.
Menanggapi informasi ini, Kepala Kantor Basarnas Banten, Al Amrad, memerintahkan tim SAR yang bertugas di KN SAR Tetuka untuk melakukan pencarian di Sektor C, termasuk area yang ditunjukkan dalam video. “Menurunkan sekoci, menurunkan sea rider untuk melakukan searching dengan informasi yang didapatkan pada tanggal 13 yang beredar di Instagram,” ujar Amrad di Pos SAR Nasional, Pantai Carita, Pandeglang, pada Selasa (15/9/2020).
Tim SAR mengerahkan drone untuk memeriksa kondisi di sekitar titik yang dicurigai, bahkan hingga jarak 500 meter dari Gunung Anak Krakatau. Namun, upaya pencarian tersebut tidak membuahkan hasil. “Jadi teman-teman di lapangan bermain dengan waktu untuk memastikan dengan informasi yang kami dapatkan. Dan setelah mereka melakukan cross-check tentang informasi tersebut, itu hasilnya nihil,” jelas Amrad.
Amrad menambahkan bahwa pencarian hari itu telah mencakup area seluas 3.962 mil persegi yang dibagi dalam lima sektor. Hingga hari ketujuh operasi pencarian, tim SAR masih belum menemukan petunjuk mengenai keberadaan lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak. “Hasilnya nihil,” tegasnya.
Pencarian akan dilanjutkan pada hari kedelapan, Rabu (16/9), dengan rencana operasi yang akan disampaikan pada pagi hari.