JAKARTA – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia, Ahmad Muzani, melakukan kunjungan balasan ke Beijing atas undangan Ketua National People’s Congress (NPC) Tiongkok, Zhao Leji. Pertemuan bilateral yang berlangsung hangat dan produktif ini berfokus pada penguatan kemitraan strategis serta menyoroti sejarah panjang hubungan antara kedua negara.
“Hari ini kami bertemu dengan Ketua NPC Bapak Zhao Leji. Pembicaraan berlangsung sangat akrab, santai, namun serius dan penuh makna. Kami menyepakati sejumlah poin penting untuk mempererat hubungan Indonesia dan Tiongkok,” ujar Muzani dalam keterangan tertulis yang diterima pada Selasa (22/9/2026).
Muzani menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya yang telah terlaksana di Jakarta pada bulan Desember lalu. Terdapat empat poin utama yang disepakati dalam pertemuan kali ini. Poin-poin tersebut meliputi penguatan hubungan bilateral, komitmen bersama untuk menghormati dan menjaga kedaulatan serta kepentingan nasional masing-masing negara, serta komitmen untuk menjaga stabilitas dan perdamaian di kawasan.
Lebih lanjut, Muzani menekankan bahwa hubungan diplomatik resmi Indonesia dan Tiongkok yang telah terjalin selama lebih dari 75 tahun pada dasarnya berakar dari interaksi antarmasyarakat atau people-to-people contact yang telah berlangsung selama ratusan tahun di Nusantara.
“Hubungan sejarah kita sangat panjang. Salah satu bukti sejarah adalah ekspedisi maritim Laksamana Cheng Ho pada tahun 1405 yang mengunjungi Aceh, Palembang, Semarang, Cirebon, Gresik, hingga Surabaya. Laksamana Cheng Ho tidak hanya membangun interaksi budaya dan perdagangan, tetapi juga diyakini menjadi salah satu tokoh yang turut menyebarkan agama Islam di Nusantara,” jelasnya lebih lanjut.
Menurut Muzani, fondasi sejarah dan ikatan kebudayaan yang kuat inilah yang menjadikan hubungan kedua negara tetap kokoh sebagai sahabat dan mitra strategis, meskipun telah melewati berbagai dinamika zaman.
Di akhir pertemuan, Muzani menyampaikan salam hangat dari Presiden Prabowo Subianto kepada Ketua NPC Zhao Leji. Pesan tersebut disambut baik dengan titipan salam balik dari Zhao Leji untuk Presiden Prabowo. Kedua pihak berharap tradisi saling berkunjung antar-pimpinan lembaga ini dapat terus dipertahankan guna mempererat kolaborasi di masa mendatang.