Ekspor PLBN Entikong Melonjak, Tembus Rp 111,7 Miliar dalam Delapan Bulan

Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, menunjukkan tren peningkatan aktivitas ekspor yang signifikan. Selama periode Januari hingga Agustus 2026, nilai ekspor melalui kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia ini tercatat mencapai Rp 111,74 miliar. Total volume ekspor pun melampaui 10 juta kilogram.

Kepala PLBN Entikong, Teguh Priyadi, menyatakan bahwa komoditas pertanian, perikanan, serta berbagai produk perdagangan lainnya secara rutin dikirim melalui Cargo PLBN Entikong menuju Tebedu, Malaysia. “Komoditas pertanian, perikanan, dan produk dagang lainnya setiap hari diekspor melalui Cargo PLBN Entikong hingga ke Tebedu, Malaysia,” ujar Teguh dalam keterangan tertulis, Jumat (25/9/2026).

Peningkatan paling mencolok terjadi pada bulan Agustus 2026, di mana nilai ekspor mencapai Rp 30,74 miliar dengan volume lebih dari 3 juta kilogram. Komoditas unggulan yang mendominasi ekspor selama delapan bulan tersebut meliputi udang wangkang, udang vaname, ikan tenggiri, gula kelapa, salak, ikan bawal hitam, aluminium hydroxide, durian, langsat, dan arang.

Keberagaman komoditas ini mengindikasikan bahwa aktivitas perdagangan melalui PLBN Entikong tidak hanya bergantung pada satu jenis produk. Sektor pertanian dan perikanan memegang peranan penting dalam arus perdagangan dari Kalimantan Barat ke Malaysia. Teguh menambahkan bahwa pelaku usaha eksportir terus memanfaatkan hasil alam dan produk yang memiliki nilai perdagangan tinggi untuk dipasarkan ke pasar Malaysia.

Aktivitas ekspor yang beragam ini menjadi gambaran bergeraknya perekonomian masyarakat di kawasan perbatasan. PLBN Entikong berperan sebagai titik lintas batas vital yang mendukung kelancaran pergerakan orang dan barang antara kedua negara. “PLBN Entikong menjadi salah satu titik lintas batas yang berperan dalam mendukung kelancaran pergerakan orang dan barang antara Indonesia dan Malaysia. Aktivitas ekspor yang berlangsung melalui Cargo PLBN Entikong turut menjadi bagian dari dinamika perdagangan di kawasan perbatasan,” tutupnya.

Tinggalkan komentar