JAKARTA – Kepolisian Lalu Lintas (Polantas) kini memiliki 35 personel yang aktif berperan sebagai konten kreator. Para anggota polisi ini menggunakan platform media sosial untuk menyebarkan edukasi mengenai tertib berlalu lintas kepada masyarakat.
Hal ini diungkapkan oleh Kakorlantas Irjen Wibowo dalam perayaan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, pada Jumat (25/9/2026). “Saat ini hadir anggota kami sebanyak 35 yang aktif sebagai konten kreator,” ujar Irjen Wibowo.
Irjen Wibowo menjelaskan bahwa para konten kreator tersebut merupakan polisi aktif yang di kesehariannya tetap menjalankan tugas pokoknya. “Mohon izin Bapak Kapolri, sengaja mereka ini kami undang karena selain melaksanakan tugas pokoknya, mereka juga dalam kesehariannya konsisten memberikan edukasi kepada masyarakat melalui konten-konten yang kreatif, positif, dan juga mudah dipahami,” tuturnya.
Tema Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 tahun ini mengusung ‘Polantas Presisi, Mengabdi untuk Negeri’. Menurut Irjen Wibowo, tema ini mencerminkan komitmen Polantas untuk menghadirkan pelayanan yang prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan.
“Polantas yang mampu menyelesaikan setiap potensi permasalahan yang akan timbul, serta mampu merespons kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat. Transparan dalam pelayanan dan penegakan hukum, serta profesional dan berkeadilan dalam setiap tindakan,” jelas Irjen Wibowo.
Ia menambahkan, potret Polantas yang ingin dibangun adalah institusi yang modern dalam teknologi, profesional dalam bekerja, humanis dalam melayani, tegas dalam menegakkan hukum, dan berintegritas dalam pengabdian. “Inilah potret dan wajah Polantas yang ingin selalu kita bangun: modern dalam teknologi, profesional dalam bekerja, humanis dalam melayani, tegas dalam menegakkan hukum, dan tentunya juga berintegritas dalam pengabdian,” pungkasnya.