23 Warga Garut Terlibat Insiden Kapal Virgo Transport, 11 Masih Hilang

Sebanyak 23 warga Kabupaten Garut, Jawa Barat, dilaporkan menjadi korban insiden yang menimpa Kapal Virgo Transport 8 di Perairan Laut Jawa. Dari jumlah tersebut, satu orang dinyatakan meninggal dunia dan 11 lainnya masih belum ditemukan hingga kini.

Bupati Garut, Syakur Amin, mengonfirmasi adanya 23 warga Garut yang menjadi korban. “Benar, ada 23 orang warga Garut yang menjadi korban insiden Kapal Virgo,” ujar Syakur di Lapangan Setda Kabupaten Garut, Senin (14/9/2026).

Menurut data terbaru yang diterima Pemkab Garut, dari 23 korban, 11 orang dilaporkan selamat, satu orang meninggal dunia, sementara 11 lainnya masih dalam pencarian.

Ke-23 kru kapal yang menjadi korban tersebut ternyata berasal dari satu desa yang sama, yaitu Desa Situsaeur, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut.

Agus Miqdar (34), kerabat dari para korban, membenarkan bahwa hampir seluruh korban berasal dari kampungnya dan memiliki ikatan kekeluargaan. “Betul. Karena kebetulan hampir semuanya dari kampung saya. Semua korban ada ikatan saudara. sadulur-dulur,” ungkap Agus.

Agus menjelaskan, para korban berstatus sebagai kru di KM Virgo, dengan berbagai peran mulai dari karyawan kantin hingga petugas kebersihan kapal. “Memang lagi kerja di sana (KM Virgo). Terus dapat musibah seperti itu,” tuturnya.

Beberapa di antara kru tersebut sudah bekerja cukup lama di kapal tersebut, namun ada pula yang merupakan karyawan baru. Rute pelayaran kapal tersebut adalah Surabaya-Banjarmasin.

“Iya diajak, karena masih saudara. Ada yang sudah lebih dulu kerja, banyak. Ada yang pindah kapal juga. Karena itu kebetulan saya dengar kapalnya baru,” kata Agus.

Tinggalkan komentar