Warga Sambut Baik Usulan CFD Dua Hari di Jakarta, Sebut Lebih Banyak Pilihan

Usulan agar Car Free Day (CFD) di Jakarta digelar pada hari Sabtu dan Minggu, atau dua kali dalam sepekan, mendapat respons positif dari warga. Ide ini sebelumnya diajukan oleh Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat dan saat ini masih dikaji oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Jika disetujui, CFD berpotensi diadakan di kawasan Jalan Sudirman atau Jalan Rasuna Said.

Reza (40), salah seorang warga yang ditemui saat CFD di Jalan Rasuna Said, menyambut baik gagasan tersebut. Ia mengusulkan agar CFD hari Sabtu bisa digelar di kawasan Senayan. Menurutnya, area tersebut menawarkan lebih banyak pilihan aktivitas dibandingkan hanya di satu lokasi seperti sebelumnya.

“Salah satu, Senayan kali ya. Lebih banyak pilihannya. Dibanding HI kan situ doang. Kalau GBK kita kan bisa ke stadionnya, dalamnya kan, hutan kotanya ada, ya kan? Lebih banyak pilihannya,” ujar Reza.

Reza menambahkan bahwa pelaksanaan CFD di lebih dari satu titik akan sangat baik. Ia berpendapat, dengan adanya opsi dua hari, kepadatan pengunjung pada satu hari pelaksanaan CFD dapat berkurang. Hal ini juga dinilai menguntungkan bagi mereka yang bekerja atau anak sekolah yang libur di akhir pekan.

“Oke sih, malah lebih bagus. Maksudnya pilihan hari tuh banyak, buat yang bekerja apalagi ya. Anak sekolah juga Sabtu-Minggu udah libur tuh. Jadi nggak, nggak terkumpul di satu hari aja. Ini titik buat CFD-nya kan udah nambah nih, kalau di Jakarta sendiri kan Senayan, HI, sini satu nih. Nah itu udah lumayan terbagi nih. Kalau bagus lagi dua hari, tambah bagus lagi, jadi nggak numpuk satu hari. Itu HI udah penuh itu,” jelasnya.

Senada dengan Reza, Ika (39) dan Ayu (35) juga mendukung usulan CFD dua hari. Keduanya mengusulkan agar CFD hari Sabtu diadakan di Jalan Sudirman, karena mereka menilai pilihan kuliner di sana lebih beragam.

“Sudirman, seringnya ke sana sih ya. Baru pertama kali ke sini (CFD Rasuna Said) soalnya,” kata Ika.

“Iya. Jajanannya lebih banyak di sana,” tambah Ayu.

Ika dan Ayu juga melihat adanya CFD di hari Sabtu dapat memberikan kesempatan lebih bagi keluarga untuk berkumpul serta berkontribusi dalam mengurangi polusi udara di Jakarta.

“Iya kumpul-kumpul sama keluarga juga bisa. Sama iya, kurangin polusi,” ujar Ayu.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan bahwa pihaknya masih mengkaji secara serius usulan Menteri Lingkungan Hidup tersebut. Ia berjanji akan mengumumkan keputusan dalam waktu dekat.

“Kami akan putuskan dalam waktu dekat ini mana yang kemudian kami buka untuk Car Free Day misalnya kalau memang harus ada sampai dengan hari Sabtu. Itu yang kami putuskan,” ujar Pramono.

Pramono menambahkan, jika usulan CFD dua hari disetujui, pelaksanaannya tidak bisa dilakukan serentak di Jalan Sudirman-Thamrin dan Jalan Rasuna Said. Ia menjelaskan, salah satu dari dua lokasi tersebut yang akan dipilih untuk menghindari gangguan terhadap aktivitas perkantoran, perhotelan, dan pertokoan.

“Tetapi kalau kemudian hari Sabtu kedua-duanya, apakah itu yang diatur oleh pemerintah pusat di Rasuna Said dan apa di Sudirman-Thamrin ini, tentunya nggak bisa dua-duanya, harus salah satu,” jelas Pramono.

“Karena kami juga nggak ingin kantor-kantor yang masuk, kemudian juga hotel, pertokoan terganggu,” pungkasnya.

Tinggalkan komentar