JAKARTA – Kemenangan Persija Jakarta atas Persib Bandung dengan skor 2-1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, disambut suka cita oleh para pendukungnya, The Jakmania.
Para The Jakmania mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaan mereka atas hasil pertandingan tersebut. “Pastinya senang banget, kita sangat bersyukur hari ini Persija bisa main di kandang sendiri dan bisa menang pastinya juara,” ujar Aji (38), seorang The Jakmania asal Depok, yang hadir bersama istri dan kedua anaknya.
Aji mengaku sempat merasa tegang selama pertandingan, namun bersyukur Persija berhasil mencetak gol kemenangan menjelang akhir laga. “Deg-degan pastinya deg-degan dan alhamdulilah wasyukurilah, hidup Persija,” katanya.
Ia berharap Persija dapat terus bertanding di SUGBK dan mengapresiasi jalannya pertandingan yang menurutnya aman dan tertib. “Ya harapannya mudah-mudahan Persija bisa main lagi di GBK terus ya, tidak dilarang-larang, main dengan penonton dan penonton Persija kita saksikan aman, tertib dan bisa menjaga kedamaian,” ucapnya.
Istri Aji, Lia (37), turut mengapresiasi sikap toleransi dan dukungan dari The Jakmania lainnya. Ia merasa sangat terbantu, terutama saat membawa anak-anaknya menyaksikan pertandingan. “Buat kita yang bawa anak itu terbantu banget mulai dari antrean itu kita dapat antrean khusus, terus kemudian juga ternyata Jakmania kita bawa anak, kita tadi pas datang belum dapat tempat duduk kita dikasih tempat duduk juga. Pokoknya keren deh, luar biasa. Kita di tribun bawah. Tetep aman ternyata,” tutur Lia.
Senada dengan Aji, The Jakmania asal Pluit, Jakarta Utara, Haji Delo (62), juga merasa senang dengan kemenangan Persija. Skor 2-1 sesuai dengan prediksinya. “Harapan saya memang 2-1. Saya memang 2-1 setelah main pemain baru kita, Ivan Mamut ya. Begitu cantiknya permainan Persija. Padahal kita di menit 80 sudah keteter tuh ya. Tapi begitu masuk Ivan Mamut, permainan Persija begitu hidup kembali,” ungkap Delo.
Delo mengaku sempat merasa tegang saat skor imbang 1-1, namun bersyukur Persija kembali unggul. “Alhamdulillah. Semoga selamanya menang. Kita juara,” ujarnya.
Lebih lanjut, Delo menceritakan bahwa ia membuat sendiri baju gamis yang dikenakannya untuk menonton pertandingan tersebut, terinspirasi dari Ustaz Latif. “Saya lihat Ustaz Latif di Ujung Pandang, ya. Dia pakai gamis, pakai topi haji. Kebetulan saya juga haji, makanya saya pakai topi haji,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa pencarian bahan untuk bajunya memakan waktu sekitar seminggu, dengan istrinya yang membantu mencari kain di kawasan Tamrin. “Ada seminggu ini cari-cari bahan dulu. Istri saya cari bahan, istri saya cari bahan di Tamrin,” imbuhnya.