Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, secara resmi membuka kembali ruas Jalan Aroepala di Kota Makassar. Pembukaan jalan sepanjang 1,8 kilometer ini menandai rampungnya proyek betonisasi dan diharapkan dapat melancarkan arus lalu lintas (lalin) yang menghubungkan Jalan Hertasning, Kota Makassar, dengan Jalan Tun Abdul Razak, Kabupaten Gowa.
Sebelumnya, ruas jalan ini kerap mengalami kemacetan akibat proses pengerjaan proyek betonisasi. Kini, setelah proses tersebut selesai dan jalan dianggap cukup kuat untuk dilalui, ruas Jalan Aroepala telah dibuka sepenuhnya bagi pengendara.
“Bismillah, hari ini kita membuka ruas Jalan Aroepala 1,8 kilometer yang telah dibeton dan telah genap umur untuk dibebani kendaraan,” ujar Andi Sudirman saat meresmikan pembukaan jalan pada Sabtu, 26 September 2026.
Jalan Aroepala merupakan bagian dari proyek infrastruktur jalan Multi Years Project (MYP) Paket 1, yang memiliki nilai investasi mencapai Rp 487 miliar. Paket ini mencakup peningkatan dan rehabilitasi 13 ruas jalan strategis di Sulawesi Selatan.
Andi Sudirman menjelaskan bahwa pembukaan ruas Jalan Aroepala sangat penting untuk mendukung akses mobilitas masyarakat dari arah Kabupaten Gowa menuju Kota Makassar, maupun sebaliknya. Menurutnya, jalan ini memiliki peran strategis karena menjadi salah satu akses dengan lalu lintas harian rata-rata yang cukup tinggi, baik bagi pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat.
“Ini menjadi akses dari arah Gowa ke Aroepala menuju Makassar, sudah bagus. Sekarang kita sudah beton supaya lebih tahan,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa setelah pembukaan akses jalan, penataan kawasan secara bertahap akan kembali dilakukan. Ini termasuk pembangunan median jalan, pedestrian, trotoar, dan saluran drainase.
“Jalannya sudah bagus. Kami harap masyarakat pengguna jalan juga semakin luas dan insyaallah kita akan mulai pembangunan lainnya secara perlahan,” tuturnya.
Gubernur Sulsel juga menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh masyarakat. “Terima kasih atas dukungan seluruh masyarakat. Semoga setiap ikhtiar pembangunan ini membawa manfaat, memperlancar mobilitas aktivitas masyarakat,” pungkasnya.