Prabowo Minta Kader PAN Panggil ‘Bang’ atau ‘Kang’, Bukan ‘Mbah’

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto melontarkan candaan di hadapan kader Partai Amanat Nasional (PAN) terkait panggilan akrab yang diinginkannya. Ia secara tegas meminta agar tidak dipanggil ‘eyang’ atau ‘mbah’, melainkan ‘Bang’ atau ‘Kang’.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 PAN yang diselenggarakan di JCC, Senayan, Jakarta, pada Jumat (18/9/2026). Awalnya, Prabowo menyatakan bahwa kehadirannya di acara tersebut secara formal adalah sebagai presiden.

Namun, Prabowo berharap agar para kader PAN dapat melihatnya lebih sebagai seorang saudara. “Saya kira suasana ini bukan suasana akademis ya, ini suasana kekeluargaan. Jadi aku berdiri di sini ya sebagai presiden, formalnya sebagai presiden, saya berdiri di sini sebagai saudaramu,” kata Prabowo.

Prabowo mengungkapkan preferensinya untuk dipanggil sebagai abang. Ia dengan nada mengingatkan, meminta agar kader PAN tidak memanggilnya dengan sebutan ‘eyang’ atau ‘mbah’. “Saya lebih senang dianggap sebagai saudaramu, sebagai abangmu. Jangan sebagai jangan sebagai eyangmu. Aku suka kalau kau panggil saya Bang Bowo. Awas kalau lu manggil gue Mbah Bowo atau Eyang Bowo. Gue nggak bakal kembali ke PAN kalau panggil gue itu. Bang Bowo oke?” ujarnya.

Selain itu, ia juga menawarkan opsi panggilan ‘Kang’ Bowo. Sontak, tawaran tersebut disambut gelak tawa oleh para kader PAN yang hadir di lokasi acara. “Kang, Kang Bowo oke. Orang Sunda, mana orang Sunda? Kang? Kang boleh. Yang yang yang lebih enak kalau dipanggil Mas Bowo itu aja. Awas ya lu panggil gue aki,” tambahnya.

Tinggalkan komentar