Prabowo di KTT BRICS 2026: Spirit Bandung untuk Kebersamaan Global

Presiden Prabowo Subianto turut membawa semangat persatuan bangsa-bangsa Global South dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-18 BRICS 2026 yang diselenggarakan di Bharat Mandapam, New Delhi, India, pada Sabtu (12/9/2026). Dalam sesi terbatas bertema “Inclusive Global Governance and Strengthening Multilateralism”, Prabowo mengangkat pepatah Indonesia sebagai pesan tentang krusialnya kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan global.

“Ada pepatah lama di Indonesia, ‘Bersatu kita teguh, terpecah kita runtuh’,” ujar Prabowo. Bagi beliau, pepatah tersebut bukan sekadar ungkapan biasa, melainkan cerminan dari semangat yang telah menyatukan negara-negara Asia dan Afrika selama puluhan tahun. Semangat ini mendorong mereka untuk berjuang demi kemandirian, menentukan nasib sendiri, serta memperjuangkan kepentingan kolektif.

Prabowo melanjutkan, kearifan sederhana ini mencerminkan semangat yang sama yang menyatukan negara-negara Global South, khususnya dari Asia dan Afrika, beberapa dekade lalu di Bandung. Beliau menekankan bahwa spirit Bandung tersebut masih sangat relevan dalam tatanan dunia saat ini. Negara-negara Global South, dengan pengalaman historis dalam memperjuangkan kemerdekaan dari imperialisme dan kolonialisme, kini hadir bersama sebagai bangsa-bangsa yang setara.

“Kami di Global South kini merasa suara kami didengar. Negara-negara yang baru saja meraih kemerdekaan, yang telah melawan imperialisme dan kolonialisme, kini bersatu sebagai negara yang setara,” ungkapnya. Prabowo menegaskan bahwa persatuan memberikan kekuatan yang lebih besar bagi negara-negara Global South untuk menyuarakan kepentingannya di kancah internasional.

Dengan berdiri bersama, suara mereka akan memiliki jangkauan yang lebih luas, sekaligus memperkuat kemampuan kolektif untuk menjaga dan memajukan kepentingan masing-masing negara. “Kami memahami bahwa dengan bersatu, suara kita akan lebih terdengar. Kepentingan kita dapat lebih terlindungi dan dimajukan. Pelajaran ini tetap sangat penting,” tegas Prabowo.

Tinggalkan komentar