JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto telah mengalokasikan dana sebesar Rp 44 miliar melalui Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) untuk perbaikan Jalan Mohammad Hatta. Jalan ini merupakan akses vital yang menghubungkan kawasan By Pass dengan Kampus Universitas Andalas (Unand) di Limau Manis, Pauh, Kota Padang.
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Fraksi Gerindra, Andre Rosiade, menyampaikan bahwa perbaikan akan dilakukan pada ruas jalan sepanjang sekitar 5,71 kilometer tersebut. Andre mengungkapkan hal ini saat melakukan peninjauan di kawasan Pasar Baru, Kecamatan Pauh, Kota Padang, pada Jumat (18/9/2026), didampingi Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumbar dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Elsa Putra Friandi.
Menurut Andre, perbaikan jalan ini merupakan bukti nyata komitmen pemerintah pusat dalam membantu daerah, khususnya pada ruas jalan yang menjadi akses utama bagi masyarakat dan seluruh sivitas akademika Unand. “Alhamdulillah pemerintah Presiden Prabowo mengeluarkan Inpres Jalan Daerah untuk Jalan Mohammad Hatta ini. Totalnya sekitar 5,7 kilometer dengan anggaran Rp 44 miliar,” ujar Andre.
Andre menjelaskan bahwa fokus perbaikan bukan pada pelebaran jalan, melainkan perbaikan lapisan perkerasan melalui metode overlay. Perbaikan ini dilakukan karena kondisi jalan yang mulai mengalami kerusakan dan sebelumnya juga terdampak bencana alam. “Jalan ini padat, mulai rusak, apalagi kemarin kena bencana alam. Jadi jalan ini akan kita perbaiki sehingga masyarakat Kota Padang yang menggunakan Jalan Mohammad Hatta bisa menikmati jalan dengan baik,” tuturnya.
Ruas jalan tersebut memiliki peran strategis karena setiap hari dilalui oleh ribuan mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, serta masyarakat umum yang menuju Kampus Unand. Andre berharap mobilitas menuju Unand akan menjadi lebih lancar dan aman setelah perbaikan selesai. “Dari By Pass sampai ke Unand pakai Inpres Jalan Daerah, ini pakai APBN, Rp 44 miliar,” tegasnya.
Kucuran anggaran ini, menurut Andre, menunjukkan perhatian serius pemerintah pusat terhadap kebutuhan infrastruktur di daerah. Ia menilai dukungan anggaran dari pemerintahan Prabowo sangat penting untuk mempercepat pembenahan infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan aktivitas sehari-hari masyarakat. “Ini komitmen bahwa pemerintah pusat selalu menyediakan anggaran untuk membantu pembangunan di daerah,” imbuhnya.
Kepala BPJN Sumbar, Elsa Putra Friandi, menyatakan bahwa saat ini pihaknya sedang dalam proses persiapan dokumen pelaksanaan pekerjaan. Proses tender proyek ini ditargetkan dapat berlangsung pada awal Oktober 2026, diikuti oleh pelaksanaan pekerjaan fisik dan pengaspalan. “Mudah-mudahan di awal Oktober sudah bisa kita lakukan tender dan selanjutnya kita lakukan pengaspalan dan selesai di akhir Desember,” kata Elsa.
Elsa menegaskan bahwa pekerjaan perbaikan ini sesuai dengan usulan dari Pemerintah Kota Padang dan hasil evaluasi terhadap kondisi jalan yang ada. Penanganan difokuskan pada overlay karena lapisan perkerasan jalan sudah mengalami keausan. Ia juga menambahkan bahwa pembangunan drainase tidak termasuk dalam lingkup pekerjaan ini. “Sesuai usulan dari kota, ini cuma overlay,” ujarnya.