Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Almuzzammil Yusuf mengungkapkan isi pertemuan antara PKS dan Partai Golkar yang berlangsung belum lama ini. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya silaturahmi yang terus dijaga oleh PKS dengan berbagai partai politik dan elemen bangsa lainnya.
Almuzzammil mengatakan bahwa pimpinan PKS diterima langsung oleh Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, beserta jajaran. “Alhamdulillah, pimpinan PKS dapat berkunjung ke pimpinan Golkar dan diterima langsung oleh Ketua Umum, Bapak Bahlil Lahadalia dan jajaran. Silaturahmi Kebangsaan ini bagian dari tradisi yang terus dirawat oleh PKS ke berbagai partai dan elemen bangsa lainnya,” ujar Almuzzammil kepada wartawan pada Rabu (16/9/2026).
Dalam pertemuan tersebut, kedua partai menemukan kesamaan platform dalam memperjuangkan isu ekonomi kerakyatan, khususnya terkait pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). “PKS dan Golkar memiliki platform pembangunan ekonomi yang sama, yaitu ekonomi berkeadilan yang berpihak pada masyarakat bawah. Kita sepakat mendukung agar UMKM maju, berdaya, dan naik kelas,” jelas Almuzzammil.
Selain itu, isu dukungan terhadap Palestina juga menjadi sorotan. Almuzzammil menekankan bahwa dukungan terhadap Palestina adalah amanat konstitusi. PKS dan Golkar meneguhkan komitmen bersama untuk perjuangan kemanusiaan membela Palestina, yang akan ditindaklanjuti dengan gerakan bersama, terutama melibatkan kader-kader muda kedua partai.
Juru Bicara PKS, Rangga Kusumo, menambahkan bahwa pertemuan ini melanjutkan tradisi silaturahmi yang telah dilakukan PKS sebelumnya ke partai lain seperti Gerindra, Demokrat, dan NasDem. “Pertemuan PKS dengan Golkar menguatkan hubungan antar kedua partai yang sudah terjalin sejak lama. Kunjungan tersebut bagian tradisi dan kelanjutan silaturahmi kebangsaan yang sebelumnya sudah dilakukan PKS ke Gerindra, Demokrat, dan NasDem, termasuk ke Presiden Prabowo,” ungkap Rangga.
Pembahasan juga menyentuh Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu. PKS dan Golkar sepakat untuk mengawal kesuksesan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. “Terkait RUU Pemilu sempat menjadi bahasan. Pada intinya, kedua partai menginginkan sistem dan pelaksanaan Pemilu yang adil, demokratis, dan bermartabat. Demi peningkatan kualitas demokrasi yang bukan sekadar prosedural, melainkan substansial,” kata Rangga.
Lebih lanjut, Rangga menyatakan bahwa PKS dan Golkar bersepakat untuk mengawal dan mendukung kesuksesan pemerintahan Presiden Prabowo. “Hal lain, PKS dan Golkar juga bersepakat mengawal dan mendukung kesuksesan pemerintahan Presiden Prabowo. Bagi PKS, kesuksesan pemerintah adalah kebahagiaan bagi seluruh rakyat Indonesia,” tutupnya.
Sebelumnya, Partai Golkar dan PKS telah menggelar pertemuan pada Senin (14/9). Pertemuan di DPP Golkar ini dihadiri oleh Ketum Golkar Bahlil Lahadalia beserta jajaran, serta Presiden PKS Al Muzzammil Yusuf beserta jajaran PKS.