JAKARTA – Partai Amanat Nasional (PAN) secara resmi meluncurkan program PANsar Murah Nasional pada puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat (18/9/2026). Peluncuran simbolis dilakukan oleh Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, yang didampingi oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Program PANsar Murah Nasional dirancang untuk meringankan beban masyarakat dengan menyediakan kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, telur, dan gula. Warga dapat membeli kebutuhan tersebut dengan harga 50-60% lebih murah dari harga pasar. Selisih harga ini akan ditanggung oleh PAN, sementara distribusi akan menggunakan sistem kupon dan registrasi untuk memastikan ketepatan sasaran.
Peluncuran program ini merupakan puncak dari serangkaian kegiatan yang telah dimulai sejak Agustus lalu. Rangkaian HUT ke-28 PAN meliputi pesta rakyat yang melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat, program nikah gratis yang disertai bantuan modal usaha, pelatihan kerja bersertifikat untuk UMKM dan anak muda yang juga dilengkapi bantuan modal, serta perayaan ulang tahun bersama anak yatim dan piatu pada 23 Agustus.
Selain program tebus murah, PAN juga mengoperasikan “Lapor PAN” yang berfungsi sebagai kanal penerimaan keluhan dan aspirasi masyarakat. Lapor PAN dapat diakses melalui akun Instagram @lapor.pan, WhatsApp call center, dan situs resmi Lapor PAN. Seluruh pembiayaan untuk operasional Lapor PAN berasal dari pemotongan gaji anggota DPR RI dari Fraksi PAN.
Ketua Fraksi PAN DPR RI, Putri Zulkifli Hasan, sebelumnya menjelaskan bahwa gerakan ini bertujuan menyediakan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat di seluruh Indonesia, dengan kuota yang akan disesuaikan di setiap daerah.
“Jadi, tebus murah kebutuhan pokok. Ada beras, ada minyak, ada gula, dan lain sebagainya,” ujar Putri.
Acara puncak HUT PAN ke-28 juga dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk pengemudi ojek online, nelayan, petani, pelaku UMKM, serta sejumlah tokoh dari partai politik lainnya.