Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, bertemu dengan Menteri Perdagangan Internasional Kanada, The Honourable Maninder Sidhu, di Toronto, Kanada. Pertemuan ini membahas percepatan implementasi Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA-CEPA) di tengah dinamika perdagangan global.
Airlangga menyatakan hubungan dagang Indonesia-Kanada terus bertumbuh stabil dengan rata-rata 9,13% per tahun sejak 2021. Pada Semester I-2025, total perdagangan mencapai US$ 3,1 miliar, naik 13% dari periode yang sama tahun sebelumnya.
ICA-CEPA, yang ditandatangani September 2025, merupakan perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif pertama Indonesia dengan negara Amerika Utara. Perjanjian ini diharapkan memperkuat hubungan ekonomi, membuka akses pasar, investasi, dan kerja sama yang lebih luas.
Kedua negara optimis dapat mempersiapkan implementasi perjanjian yang dijadwalkan akhir tahun ini. ICA-CEPA akan menghapus atau menurunkan tarif lebih dari 90% pos tarif Kanada untuk produk Indonesia, dan sebaliknya untuk produk Kanada. Ekspor Indonesia ke Kanada diproyeksikan mencapai US$ 11,8 miliar pada 2030.
Perjanjian ini juga strategis bagi posisi Indonesia di kawasan Indo-Pasifik, memperluas keterlibatan Kanada dengan ASEAN. “Kesiapan implementasi ICA-CEPA menjadi prioritas bersama agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh pelaku usaha di kedua negara,” ujar Airlangga.
Tantangan implementasi yang disepakati untuk diselesaikan bersama meliputi penyesuaian standarisasi, praktik keberlanjutan, peningkatan kapasitas UMKM, serta penguatan infrastruktur logistik dan fasilitasi perdagangan. Kedua pihak menekankan pentingnya memastikan manfaat perjanjian dirasakan merata.
Ke depan, Indonesia dan Kanada akan fokus pada implementasi konkret ICA-CEPA, termasuk dialog kerja sama mineral kritis dan kerja sama teknis ekonomi. “Pertemuan hari ini menegaskan komitmen bersama Indonesia dan Kanada untuk memastikan ICA-CEPA benar-benar memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha di kedua negara,” tutup Airlangga.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Duta Besar Indonesia untuk Kanada Muhsin Syihab, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso, Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Edi Pambudi, serta Konsul Jenderal Indonesia di Toronto Vevie Damayanti.